
Ahli membandingkan rasa sakitnya seperti ‘disengat listrik dan dibakar pada saat yang bersamaan’, bahkan sentuhan ringan saja dapat menyebabkan penderitaan.
Racun gympie-gympie juga dapat menyebabkan reaksi alergi seperti gatal-gatal, ruam, bersin, mimisan, hingga sesak napas.
Banyak kasus yang melaporkan bahwa korban yang tersengat oleh gympie-gympie mengalami depresi, stres, trauma, hingga bunuh diri karena tidak tahan dengan rasa sakit yang terus menerus.
Salah satu contoh yang terkenal adalah seorang tentara Australia yang menggunakan daun gympie-gympie sebagai tisu toilet saat berada di hutan.
Akibatnya, ia merasakan rasa sakit yang tak tertahankan di bagian bawah tubuhnya, dan akhirnya menembak dirinya sendiri untuk mengakhiri penderitaannya.
Kasus lain terjadi pada tahun 1866, ketika kuda seorang surveyor jalan disengat oleh tanaman yang menyiksa tersebut. Kuda tersebut menjadi gila sebelum mati ‘hanya dua jam kemudian.’
Sampai saat ini, belum ada obat yang efektif untuk menghilangkan rasa sakit akibat sengatan gympie-gympie.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meredakan rasa sakit adalah dengan mencabut bulu halus yang menancap di kulit, membersihkan area yang tersengat dengan air hangat dan sabun, mengoleskan krim anti-gatal, atau menggunakan obat pereda nyeri.







