Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Batam
  • BP Batam
  • Pemko Batam
  • DPRD Batam
  • Video
  • Batam
  • PWI Kepri
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
  • Batam Punya Cerita
News Update
Pembunuhan Diana Belum Terungkap, Berikut 5 Fakta Mengejutkan Pelarian Jaka sang Residivis Pembunuhan Diana Belum Terungkap, Berikut 5 Fakta Mengejutkan Pelarian Jaka sang Residivis
Bukan Cuma Helm, Motor 600 Juta Ketua DPRD Kepri Wajib Pakai SIM CII, Ini Aturannya! Bukan Cuma Helm, Motor 600 Juta Ketua DPRD Kepri Wajib Pakai SIM CII, Ini Aturannya!
TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk: Jembatan Digital Pertama yang Menghubungkan Indonesia – Papua Nugini TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk: Jembatan Digital Pertama yang Menghubungkan Indonesia – Papua Nugini
Ketua DPRD Kepri Pamer Harley 1.800cc Tanpa Pengaman, Netizen: Polisi Berani Tilang Enggak? Ketua DPRD Kepri Pamer Harley 1.800cc Tanpa Pengaman, Netizen: Polisi Berani Tilang Enggak?
Jejak Pasutri Penyalur PMI Ilegal Banyuwangi Terhenti di Batam: Ditangkap Jatanras Polda Kepri Jejak Pasutri Penyalur PMI Ilegal Banyuwangi Terhenti di Batam: Ditangkap Jatanras Polda Kepri

Unjuk Rasa Rempang

26 Tersangka Kerusuhan Demo 11 September di BP Batam Terancam Penjara 7 Tahun
Batam

26 Tersangka Kerusuhan Demo 11 September di BP Batam Terancam Penjara 7 Tahun

14/09/202314/09/2023
Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    Geger! Seorang Wanita di Desa Sei Ungar Kundur Ditemukan Tewas Tergantung, Sang Ayah Histeris
    03/05/202603/05/2026 3620
  • 2
    Ada Apa dengan Lingga? KPK ‘Todong’ Data Pokir dan Perjalanan Dinas DPRD!
    08/05/202608/05/2026 1736
  • 3
    Menelusuri Jejak Zakaria: Pamit ‘Self-Healing’ ke Subang di Tengah Misteri Kematian Diana
    03/05/202603/05/2026 1312
  • 4
    Ketua DPRD Kepri Pamer Harley 1.800cc Tanpa Pengaman, Netizen: Polisi Berani Tilang Enggak?
    09/05/202609/05/2026 575
  • 5
    Tragedi di Pantai Pelawan: Niat Selamatkan Anak yang Terseret Arus, Sang Ayah Justru Tewas Tenggelam
    03/05/202603/05/2026 388
  • 6
    Krisis BBM di Dabo Singkep Meluas: SPBU Tutup, Pengecer Diduga Timbun Stok hingga Warga ‘Berburu’ di Medsos
    04/05/202604/05/2026 232
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Aksi Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, yang mengend Aksi Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, yang mengendarai Harley-Davidson FXDR 114 tanpa helm di Batam kini memicu perdebatan mengenai kepatuhan terhadap klasifikasi Surat Izin Mengemudi (SIM) terbaru. Berdasarkan Perpol Nomor 5 Tahun 2021, motor mewah bermesin 1.868 cc tersebut masuk dalam kategori yang wajib dikendarai dengan SIM CII karena kapasitas mesinnya jauh melampaui ambang batas 500 cc. Tanpa lisensi khusus ini, penggunaan moge di jalan raya tidak hanya melanggar standar keselamatan, tetapi juga melanggar ketentuan administratif yang berlaku secara nasional.

Kekecewaan netizen semakin memuncak karena pejabat publik setingkat Ketua DPRD dianggap tidak memberikan teladan yang baik dalam tertib berlalu lintas. Banyak warga yang menyoroti bahwa harga motor yang mencapai Rp600 jutaan seharusnya dibarengi dengan tanggung jawab hukum yang sepadan, termasuk kepemilikan SIM golongan tertinggi dan penggunaan perangkat keselamatan lengkap. Kritik publik ini sekaligus menjadi pengingat bahwa aturan hukum tidak mengenal pengecualian bagi siapapun yang melintas di jalan protokol, mulai dari kawasan Tiban hingga Flyover Sei Ladi.

Kini, sorotan tertuju pada ketegasan aparat kepolisian untuk melakukan verifikasi terhadap kelengkapan surat berkendara sang pejabat. Penegakan aturan terkait SIM CII dan penggunaan helm merupakan ujian krusial untuk membuktikan bahwa hukum tidak "tajam ke bawah dan tumpul ke atas". Masyarakat menuntut adanya transparansi dalam penindakan pelanggaran kasatmata ini agar citra institusi penegak hukum tetap terjaga di mata publik, terutama dalam mengawasi gaya hidup dan perilaku pejabat daerah di ruang publik.

#batam #batamhits #batamhits_ #imansutiawan #harleydavidson
Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, memicu kontrovers Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, memicu kontroversi setelah mengunggah video dirinya mengendarai moge Harley-Davidson FXDR 114 melintasi jalanan Batam tanpa mengenakan helm. Dalam rekaman yang kini telah dihapus tersebut, ia tampak santai menunggangi motor mewah berpelat hijau BP 6215 VE dari kawasan Tiban hingga Flyover Sei Ladi. Ironisnya, meski menggeber mesin bertenaga 1.868 cc, pejabat publik ini justru mengabaikan standar keselamatan dasar yang wajib dipatuhi oleh seluruh pengendara.

Aksi pamer kemewahan yang dibarengi pelanggaran lalu lintas ini langsung menuai kecaman pedas dari warga net. Banyak pihak menyayangkan sikap Iman yang dinilai gagal memberikan teladan baik sebagai pimpinan lembaga legislatif daerah. Netizen bahkan membandingkan perilaku tersebut dengan kedisiplinan Presiden yang tetap menaati aturan saat berkendara, sekaligus menuntut agar jabatan tidak menjadi penghalang bagi penegakan hukum.

Kini publik menantikan tindakan tegas dari aparat kepolisian untuk menindak pelanggaran yang dilakukan oleh sang Ketua DPRD tersebut. Desakan agar hukum tidak "tajam ke bawah dan tumpul ke atas" terus bergulir, mengingat identitas kendaraan dan bukti visual sudah tersebar luas di jagat maya. Kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas kepolisian dalam menegakkan aturan lalu lintas tanpa pandang bulu di wilayah Kepulauan Riau.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland
Fenomena "Habis Viral Terbitlah Loker" tengah menj Fenomena "Habis Viral Terbitlah Loker" tengah menjadi buah bibir di Batam setelah Alex, seorang penambang pasir ilegal yang sempat terekam kamera terkena teguran keras, justru kini resmi mengenakan seragam Direktorat Pengamanan Aset (Ditpam) BP Batam. Perekrutan melalui "Jalur Viral" ini memancing reaksi beragam dari netizen yang menilai institusi kini lebih responsif terhadap atensi digital ketimbang prosedur rekrutmen pada umumnya. Di satu sisi, langkah ini dipandang sebagai bentuk pembinaan humanis untuk merangkul warga yang terdesak kebutuhan ekonomi, namun di sisi lain, publik mempertanyakan standar baku dalam penempatan personel pengaman aset negara.

Namun, di balik narasi transformasi pelaku menjadi penjaga aset ini, muncul sorotan tajam mengenai keadilan dalam penegakan hukum. Publik melihat adanya ketimpangan yang mencolok: ketika pelaku kecil yang viral mendapatkan pembinaan dan pekerjaan, aktivitas tambang pasir ilegal berskala masif di Kampung Jabi, Nongsa, justru seolah "adem ayem" tanpa kejelasan tersangka. Paradoks ini memicu spekulasi bahwa tindakan tegas di lapangan lebih terasa seperti konten tontonan yang viral di media sosial, sementara jaringan mafia tambang yang merusak lingkungan dalam skala besar di sekitar bandara masih belum tersentuh proses hukum yang nyata.

Kondisi ini akhirnya membuat publik bertanya-tanya mengenai efektivitas jangka panjang dari skenario "Jalur Viral" tersebut. Para pegiat lingkungan mengingatkan agar keberhasilan merangkul satu pelaku kecil tidak dijadikan tameng untuk menutupi jalan di tempatnya kasus tambang ilegal kelas kakap yang lebih dulu disidak. Tanpa adanya transparansi dan penetapan tersangka terhadap aktor utama di balik kerusakan ekosistem Batam, fenomena rekrutmen ini dikhawatirkan hanya menjadi seremoni pencitraan yang gagal menyentuh akar masalah sengketa lahan dan lingkungan di Kota Teh Obeng.

#batam #batamhits #batamhits_ #jalurviral #batampunyacerita
Perjalanan jauh tiga warga Jawa Timur yang berhara Perjalanan jauh tiga warga Jawa Timur yang berharap mengubah nasib di Malaysia harus berakhir di sebuah penginapan di Batam, sesaat setelah mereka menginjakkan kaki di Bandara Hang Nadim. Di balik janji manis pekerjaan di negeri jiran, tersimpan skenario gelap jaringan perdagangan orang yang dikendalikan secara rapi oleh pasangan suami istri dari ujung timur Pulau Jawa.

Pengejaran dramatis oleh tim Opsnal Polda Kepri tak berhenti di Batam, melainkan berlanjut hingga ke Kabupaten Banyuwangi untuk meringkus sang otak pelaku di markasnya. Lantas, bagaimana modus pasutri ini meyakinkan korbannya hingga berani menempuh jalur ilegal, dan bukti mengejutkan apa yang ditemukan polisi di dalam rekening bank mereka? 

Selengkapnya di Gudangberita.co.id (link di bio)

Atau klik link di bawah jika berada di FB page gudangberita.co.id 

https://gudangberita.co.id/polda-kepri-tangkap-pasutri-banyuwangi-tppo-pmi-ilegal/

#batam #batamhits #batamisland #pmiilegal
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Ape Kesah
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer