Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Batam
  • BP Batam
  • Pemko Batam
  • DPRD Batam
  • Video
  • Batam
  • PWI Kepri
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
  • Batam Punya Cerita
News Update
Pro-Kontra Instruksi Presiden Prabowo Soal Bahasa Prancis di Sekolah: Gagasan Global vs Realita Literasi Pro-Kontra Instruksi Presiden Prabowo Soal Bahasa Prancis di Sekolah: Gagasan Global vs Realita Literasi
Nelayan Natuna Diusir Kapal Trawl Asing di Laut Sendiri, Pemerintah Didesak Beri Jaminan Keamanan Nelayan Natuna Diusir Kapal Trawl Asing di Laut Sendiri, Pemerintah Didesak Beri Jaminan Keamanan
8 Motor Diamankan, Tim Gabungan Sisir Jalur Rawan Temiang hingga Batu Aji 8 Motor Diamankan, Tim Gabungan Sisir Jalur Rawan Temiang hingga Batu Aji
Siapa Ayu Aulia? Intip Profil Mantan Model Dewasa yang Kini Terang-terangan Sebut Bupati Bintan: Roby Kurniawan Kamu Jahat! Siapa Ayu Aulia? Intip Profil Mantan Model Dewasa yang Kini Terang-terangan Sebut Bupati Bintan: Roby Kurniawan Kamu Jahat!
Heboh! Sempat Bersihkan Nama Bupati Bintan, Ayu Aulia Kembali Teriak: Roby Kurniawan Kamu Jahat! Heboh! Sempat Bersihkan Nama Bupati Bintan, Ayu Aulia Kembali Teriak: Roby Kurniawan Kamu Jahat!

Tambang Raja Ampat

Presiden Prabowo Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Empat Perusahaan Disanksi Demi Lindungi Kawasan Konservasi
Nasional

Presiden Prabowo Cabut Izin Tambang di Raja Ampat: Empat Perusahaan Disanksi Demi Lindungi Kawasan Konservasi

10/06/202510/06/2025
Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    Heboh! Sempat Bersihkan Nama Bupati Bintan, Ayu Aulia Kembali Teriak: Roby Kurniawan Kamu Jahat!
    30/05/202630/05/2026 628
  • 2
    Siapa Ayu Aulia? Intip Profil Mantan Model Dewasa yang Kini Terang-terangan Sebut Bupati Bintan: Roby Kurniawan Kamu Jahat!
    30/05/202630/05/2026 416
  • 3
    Pohon Tumbang di Bandarsyah Natuna Timpa Dua Pelajar, Bhabinkamtibmas dan Warga Gerak Cepat Evakuasi
    29/05/202629/05/2026 197
  • 4
    Bertahun-tahun Tak Sentuh Daging Kurban, Warga Desa Pengadah Natuna Akhirnya Tersenyum Berkat KPDN
    27/05/202627/05/2026 106
  • 5
    Tambang Pasir Ilegal Kucing-Kucingan di Nongsa, Ombudsman Kepri Desak Pemko Batam Gandeng Aparat
    27/05/202627/05/2026 100
  • 6
    Abu di Bawah Jembatan Enim III: Kisah Tragis Ayu dan Cinta Lama yang Membakar Habis Masa Depannya
    30/05/202630/05/2026 87
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Perairan Natuna Utara kini berada dalam kondisi da Perairan Natuna Utara kini berada dalam kondisi darurat pengawasan. Sejak 25 Mei lalu, sedikitnya enam kapal pukat harimau (trawl) diduga asal Vietnam dengan bebas menguasai wilayah tangkap Indonesia tanpa ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum. Kapal-kapal asing ini beroperasi secara brutal siang dan malam, memaksa para nelayan tradisional lokal untuk mundur dan mengungsi dari laut mereka sendiri demi menyelamatkan nyawa dari ancaman tabrakan fatal.

Keberanian kapal-kapal asing menjarah secara terang-terangan memicu pertanyaan besar: ada apa dengan sistem pengawasan laut Indonesia? Ketua Lembaga Pengelola Sumber Daya Pesisir (LPSDP) Natuna, Cherman, bahkan melontarkan kecurigaan bahwa kapal-kapal sebrutal itu tidak mungkin senekat itu jika status mereka sepenuhnya ilegal. Lemahnya patroli di wilayah perbatasan ini tidak hanya mencoreng kedaulatan negara, tetapi juga memberikan ruang bebas bagi pihak asing untuk merampok kekayaan laut Indonesia di depan mata.

Jika pembiaran ini terus berlanjut, dampaknya akan sangat mematikan bagi masa depan Natuna. Penggunaan pukat harimau oleh kapal asing setiap hari dipastikan bakal menghancurkan ekosistem dan menguras habis "lumbung ikan" yang selama ini dijaga kelestariannya oleh nelayan lokal. Pemerintah pusat tidak boleh lagi menutup mata; jaminan keamanan dan pengetatan patroli harus segera dilakukan sebelum nelayan Natuna kehilangan mata pencaharian atau justru dikriminalisasi di negara jiran karena terpaksa mencari ikan di luar wilayahnya sendiri.

#natuna #lautnatunautara #ilegalfishing
Bayangkan keseruan acara nonton bareng (nobar) fin Bayangkan keseruan acara nonton bareng (nobar) final Liga Champions yang mempertemukan PSG dan Arsenal. Pertandingan berlangsung sengit, imbang 1-1, hingga akhirnya harus ditentukan lewat drama adu penalti. Suasana mencapai puncak ketegangan saat bek Arsenal, Gabriel Magalhães, maju sebagai eksekutor. Dia mengambil ancang-ancang, bergeser sedikit ke arah kanan untuk bersiap menendang, namun tepat pada momen krusial tersebut, lampu tiba-tiba mati total.

Insiden mati lampu di tengah momen bersejarah ini jelas menjadi hal paling menyebalkan bagi siapa pun yang menonton. Arsenal pun harus menyerah kalah dengan skor 3-4 dalam babak adu penalti, sekaligus merelakan PSG keluar sebagai juara dan mengangkat trofi si Kuping Besar.

Bagi para pendukung PSG yang ikut nobar, kekesalan akibat mati lampu tersebut setidaknya sedikit terobati karena tim kebanggaan mereka tetap berhasil mengunci gelar juara. Sebaliknya, nasib apes kuadrat menimpa para pendukung Arsenal yang ikut nobar. Bayangkan saja, begitu lampu kembali menyala, mereka harus langsung menerima kenyataan pahit bahwa tim kesayangan mereka sudah kalah tanpa sempat melihat prosesnya, sebuah momen yang dijamin bikin kesal dua kali lipat.

#arsenal #psg #ucl #ligachampions
Selebgram Ayu Aulia kembali memicu kontroversi di Selebgram Ayu Aulia kembali memicu kontroversi di media sosial setelah mengunggah konten video terbaru yang secara terbuka menyerang Bupati Bintan, Roby Kurniawan. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu (27/5/2026), Ayu tampak menuruni anak tangga dengan latar belakang hutan sambil melontarkan kalimat menohok, “Roby Kurniawan, kamu jahat.” 

Tak hanya itu, ia juga menandai (tag) akun resmi sang kepala daerah dan mengkritik sikap diamnya yang dianggap hanya demi menjaga citra politik sebagai pejabat publik. Aksi blak-blakan ini langsung memicu kebingungan publik lantaran penuh dengan pernyataan yang berubah-ubah dari sang selebgram sepanjang bulan Mei 2026. 

Sebelumnya, Ayu sempat meminta maaf kepada Roby Kurniawan dan berdalih bahwa tuduhan terdahulu terkait isu aborsi hanyalah halusinasi akibat pengaruh obat-obatan. Ia bahkan sempat mengalihkan isu dengan menyeret nama Ridwan Kamil guna membersihkan nama baik Bupati Bintan demi menjaga perasaan keluarganya, sebelum akhirnya kini berbalik arah dan kembali menyerang Roby.

Hingga saat ini, pihak Bupati Bintan maupun Pemerintah Kabupaten Bintan belum memberikan pernyataan resmi atau tanggapan terkait tudingan terbuka yang dilayangkan oleh Ayu Aulia tersebut. Di sisi lain, unggahan tersebut terus dibanjiri komentar dari warganet yang mempertanyakan konsistensi dan motif di balik perseteruan yang kian memanas di jagat digital ini.

#ayuaulia #robykurniawan #selebgram #bintan
FLASH-FACT: Satreskrim Polres Muara Enim berhasil FLASH-FACT:

Satreskrim Polres Muara Enim berhasil mengungkap kasus pembunuhan keji terhadap Ayu Puspita Sari (23) alias APS, yang jasadnya ditemukan hangus terbakar di tepian Sungai Enim, Desa Karang Raja, pada Rabu (27/5/2026). Korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh suaminya selama empat hari sebelum akhirnya diidentifikasi melalui struktur gigi di RSUD Rabain. Kurang dari 1x24 jam setelah penemuan jasad, polisi bergerak cepat menangkap pelaku berinisial MAP (33), yang merupakan mantan kekasih korban, di kawasan Kelurahan Tungkal pada Kamis (28/5/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pembunuhan ini bermula saat korban dan pelaku yang merupakan selingkuhan terlibat percekcokan setelah check-in di sebuah hotel di Muara Enim pada 24 Mei 2026. Pelaku emosi dan sakit hati karena korban meminta dibelikan handphone baru merek iPhone, padahal korban masih berstatus sebagai istri orang lain. MAP kemudian mencekik korban selama 10 menit hingga tewas di tempat, lalu meninggalkan jasadnya di kamar hotel untuk pulang ke rumah.

Keesokan harinya, Senin (25/5/2026) dini hari, pelaku kembali ke hotel untuk menghilangkan jejak dengan membungkus jasad korban menggunakan sprei, lalu membawanya menggunakan mobil Honda Brio ke kawasan Jembatan Enim III. Di lokasi tersebut, pelaku menumpuk kayu di atas tubuh korban, menyiramnya dengan bensin Pertalite, lalu membakarnya sebelum dibuang ke tepi sungai. Atas tindakan keji tersebut, MAP kini ditahan di Polres Muara Enim dan dijerat Pasal 458 KUHP tentang pembunuhan serta Pasal 479 ayat (3) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

#muaraenim #ayupuspitasari #iphone
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Ape Kesah
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer