Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Batam
  • BP Batam
  • Pemko Batam
  • DPRD Batam
  • Video
  • Batam
  • PWI Kepri
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
  • Batam Punya Cerita
News Update
Hasil Rontgen Miris: Sekujur Tubuh Bocah 9 Tahun di Sagulung Dipenuhi Luka Lama dan Baru Akibat Disiksa Hasil Rontgen Miris: Sekujur Tubuh Bocah 9 Tahun di Sagulung Dipenuhi Luka Lama dan Baru Akibat Disiksa
Terancam 5 Tahun Penjara, Ini Pengakuan Ibu Tiri di Batam yang Tega Aniaya Anak 9 Tahun Terancam 5 Tahun Penjara, Ini Pengakuan Ibu Tiri di Batam yang Tega Aniaya Anak 9 Tahun
Modus Minta Donasi di Grup WA, Kasus Ibu Tiri Siksa Anak di Sagulung Batam Akhirnya Terbongkar! Modus Minta Donasi di Grup WA, Kasus Ibu Tiri Siksa Anak di Sagulung Batam Akhirnya Terbongkar!
Disentil DPR RI, BP Batam dan Pemko Baru “Gerebek” 11 Titik Banjir Disentil DPR RI, BP Batam dan Pemko Baru “Gerebek” 11 Titik Banjir
Batam Dikepung Masalah Klasik, Anggaran Rutin Rp131 Miliar Dialihkan untuk Air dan Jalan Batam Dikepung Masalah Klasik, Anggaran Rutin Rp131 Miliar Dialihkan untuk Air dan Jalan

Rally Yacht Sail to Natuna

PLBN Serasan Diaktifkan, Cen Sui Lan Apresiasi Presiden Prabowo dan Mendagri Tito Dukung Natuna sebagai Gerbang Wisata Internasional
Natuna

PLBN Serasan Diaktifkan, Cen Sui Lan Apresiasi Presiden Prabowo dan Mendagri Tito Dukung Natuna sebagai Gerbang Wisata Internasional

15/06/202515/06/2025
Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    Mantan Bupati Natuna Tertipu Rp3 Miliar oleh Makelar Politik, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan!
    18/06/202618/06/2026 1446
  • 2
    Guru Honorer SD di Anambas Cabuli Murid di Bekas Ruang UKS, Modus Latihan Bernyanyi
    18/06/202618/06/2026 1191
  • 3
    Lima Tahun Menunggak, Pemkot Bandung Keluarkan SP 3: Asrama Singkep Lingga di Bandung Terancam Digusur
    17/06/202617/06/2026 385
  • 4
    Diserang Usai Kritik Proyek Pulau Kasu, Gubernur LIRA Kepri: Saya Tidak Singgung Suku atau Ras!
    16/06/202616/06/2026 347
  • 5
    Tragis! Pencari Kepiting di Natuna Tewas Tersambar Petir saat Cuaca Ekstrem
    20/06/202620/06/2026 241
  • 6
    Dua Jam Menegangkan, Evakuasi 30 Penumpang Bus Terbalik di Pantai Melur Berlangsung Dramatis
    20/06/202620/06/2026 229
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Tersangka VJ (38), seorang ibu tiri di Kavling Kam Tersangka VJ (38), seorang ibu tiri di Kavling Kamboja, Sagulung, Batam, akhirnya resmi mendekam di sel tahanan Polsek Sagulung dan terancam hukuman 5 tahun penjara. Di hadapan penyidik, VJ mengakui semua aksi kekerasan fisik yang dilayangkannya kepada anak tirinya yang baru berusia 9 tahun, RAL. Mirisnya, ia mengaku tega menyiksa korban hingga babak belur hanya menggunakan tangan kosong karena dipicu masalah sepele, yaitu kesal melihat korban asyik bermain sendiri dan lalai saat diminta menjaga adiknya yang masih berumur 2 tahun.

Akibat amarah sepele tersebut, kondisi fisik korban RAL sangat memprihatinkan dengan mata kanan lebam membiru, rambut dipotong asal-asalan, serta sekujur tubuh dipenuhi bekas luka. Kasus ini berhasil dibongkar oleh komunitas driver online KOMANDO Batam yang curiga setelah ayah kandung korban membagikan foto luka-luka anaknya di grup WhatsApp dengan dalih meminta donasi pengobatan akibat "jatuh di kamar mandi". Anggota satgas kemudian melakukan investigasi ke rumah pelaku, lalu membawa korban keluar dengan siasat membelikan es krim hingga akhirnya korban berani jujur telah disiksa oleh ibu tirinya.

Kini, VJ dijerat dengan Pasal 76 c jo Pasal 80 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 466 ayat 2 UU Nomor 1 Tahun 2023 KUHPidana. Tak sampai di situ, pengakuan VJ juga menyeret sang suami, RL, yang disebutnya kerap ikut memukul korban saat sedang kesal. Pihak kepolisian saat ini masih memeriksa intensif sang ayah kandung terkait dugaan pembiaran kekerasan dan eksploitasi foto anak demi meraup uang donasi, sementara korban RAL telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

#batam #batamhits_ #batamhits #sagulung #ibutiri
Kasus penganiayaan tragis yang menimpa RAL (9) di Kasus penganiayaan tragis yang menimpa RAL (9) di Kavling Kamboja, Sagulung, Batam, menguak sisi kelam eksploitasi anak yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri. Kedok ini terbongkar setelah RL, ayah kandung korban, memanfaatkan foto-foto tubuh memar sang anak ke grup WhatsApp komunitas driver online KOMANDO Batam dengan dalih meminta donasi pengobatan. Membawa narasi sedih bahwa ia tidak bisa menarik penumpang karena harus menjaga anaknya yang diklaim terluka akibat "jatuh di kamar mandi", RL sempat melampirkan nomor akun Dana miliknya untuk menguras empati rekan seprofesinya.

Namun, kebohongan tersebut runtuh ketika Satgas KOMANDO menaruh curiga pada pola luka korban yang tidak wajar dan langsung menerjunkan tim ke lapangan. Lewat siasat menjemput korban dengan alasan membelikan es krim, kebenaran yang menyayat hati akhirnya terungkap: bocah perempuan malang itu ternyata merupakan korban penyiksaan brutal oleh ibu tirinya, VJ (38), hingga matanya lebam dan rambutnya digunting tak karuan. Mirisnya, hasil rontgen rumah sakit menunjukkan sekujur tubuh RAL dipenuhi banyak luka lama dan baru, membuktikan bahwa penderitaan fisik anak tersebut sudah berlangsung lama di bawah sepengetahuan sang ayah.

Bukannya melindungi, RL diduga kuat sengaja mendiamkan penyiksaan tersebut demi menjadikan penderitaan anaknya sebagai alat mencari uang haram lewat donasi publik. Saat ini, sang ibu tiri telah resmi mendekam di sel tahanan Polsek Sagulung dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara atas motif sepele kesal karena korban asyik bermain. Sementara itu, gelombang desakan dari komunitas driver online terus mengalir agar polisi tidak hanya menahan sang ibu tiri, tetapi juga segera menjebloskan ayah kandung korban ke penjara atas dugaan pembiaran, eksploitasi, dan keterlibatan dalam aksi kekerasan tersebut.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland
Peninjauan bersama antara BP Batam dan Pemko Batam Peninjauan bersama antara BP Batam dan Pemko Batam ke 11 titik rawan banjir merupakan langkah awal yang patut dicatat, namun belum menjadi jaminan tuntasnya masalah. Publik Batam sudah terlanjur kenyang dengan seremonial peninjauan lapangan yang kerap berulang setiap kali musim hujan tiba atau saat instansi terkait mendapat teguran dari pusat. Oleh karena itu, turunnya tim gabungan pasca-RDP dengan DPR RI ini tidak boleh berhenti pada dokumentasi kerja atau pemetaan di atas kertas, melainkan harus menjadi titik balik komitmen eksekusi yang nyata.

Sengkarut banjir di kawasan strategis seperti depan Panbil Industrial Estate, Orchard Park, hingga pemukiman padat di Batu Aji dan Sagulung, mencerminkan adanya ketimpangan antara masifnya pembangunan ekonomi dengan kesiapan infrastruktur pengendali air. Dualisme kewenangan yang selama ini sering dituding sebagai penghambat koordinasi, kini diuji lewat rencana normalisasi drainase dan evaluasi pola aliran air yang dijanjikan. Masyarakat kini menunggu apakah sinergi mendadak ini mampu melahirkan solusi teknis yang berkelanjutan, atau justru kembali kandas akibat ego sektoral institusi.

Pada akhirnya, pembuktian di lapangan adalah satu-satunya indikator keberhasilan yang diakui publik. Rencana kerja yang meliputi peningkatan kapasitas drainase dan kolaborasi lintas sektoral harus segera direalisasikan dalam bentuk proyek fisik yang transparan dan terukur sebelum intensitas hujan berikutnya kembali melumpuhkan kota. Jika komitmen ini kembali menguap setelah sorotan dari Senayan mereda, maka gerak cepat BP Batam dan Pemko kali ini hanya akan dinilai sebagai aksi pemadam kebakaran yang gagal menyentuh akar masalah.

#batam #batamhits #batamhits_ #banjir #bpbatam
Rapor keuangan BP Batam saat ini tampaknya masih t Rapor keuangan BP Batam saat ini tampaknya masih tertahan dalam proses pengisian daya (loading). Hingga pertengahan Juni 2026, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) baru menyentuh angka Rp899,23 miliar alias baru terpenuhi 36,73 persen dari target tahunan. Meski BP menonjolkan pertumbuhan tahunan sebesar 19,93 persen sebagai klaim kesuksesan, fakta bahwa capaian tersebut bahkan belum menembus batas 40 persen di paruh pertama tahun menunjukkan adanya perlambatan nyata dalam pengumpulan pundi-pundi pendapatan.

Di tengah performa target tahun berjalan yang masih seret, BP Batam justru memilih langkah nekat dengan berani mengambil keputusan all-in untuk tahun anggaran 2027. Dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI, manajemen menyodorkan pagu indikatif sebesar Rp2,437 triliun yang seluruh pembiayaannya dipatok 100 persen bersumber dari skema PNBP secara mandiri. Langkah ini dinilai sangat berisiko tinggi; jika tren realisasi pendapatan di sisa tahun ini tetap lesu, ambisi pendanaan mandiri tersebut bisa menjadi bumerang yang memicu defisit anggaran.

Guna menyelamatkan postur anggaran dari risiko tersebut, duet kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra terpaksa mengajukan rekomposisi anggaran dadakan dengan menggeser Rp131,26 miliar dari pos operasional birokrasi ke belanja modal. Pengalihan dana darurat ini sengaja disuntikkan untuk mengatasi krisis infrastruktur dasar yang telanjur menjadi keluhan kronis, seperti distribusi air bersih dan jalan. Pada akhirnya, strategi mengotak-atik anggaran ini memicu pertanyaan, apakah ini taktik efisiensi yang matang, atau sekadar langkah panik demi menambal masalah klasik di tengah bayang-bayang target penerimaan yang tidak pasti?

#batam #batamhits #batamhits_ #bpbatam
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Ape Kesah
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer