Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Facebook Page
  • Instagram
  • Video
  • Batam
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
News Update
Didakwa Rugikan Negara Rp 622 Miliar, Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Diduga Terima ‘Fee’ Percepatan Kuota Haji Didakwa Rugikan Negara Rp 622 Miliar, Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Diduga Terima ‘Fee’ Percepatan Kuota Haji
Aroma Narkoba di Hiburan Malam Batam: Bareskrim Sita Brankas Ekstasi dari Planet 3.0 Pub & KTV Aroma Narkoba di Hiburan Malam Batam: Bareskrim Sita Brankas Ekstasi dari Planet 3.0 Pub & KTV
Dukung Sensus Ekonomi 2026, BP Batam Minta Pelaku Usaha Tak Takut Berikan Data Akurat Dukung Sensus Ekonomi 2026, BP Batam Minta Pelaku Usaha Tak Takut Berikan Data Akurat
Akhir Tragis Pasien Ambeien RS Awal Bros Batam: Dewi Meninggal Dunia, Autopsi Dilakukan Usai Temuan Selang Ventilator Terputus Akhir Tragis Pasien Ambeien RS Awal Bros Batam: Dewi Meninggal Dunia, Autopsi Dilakukan Usai Temuan Selang Ventilator Terputus
KM Putra Buluh Ditabrak Kapal Kargo di Perairan Bintan: Kapal Terbelah Dua, 4 ABK Hilang dan 1 Selamat KM Putra Buluh Ditabrak Kapal Kargo di Perairan Bintan: Kapal Terbelah Dua, 4 ABK Hilang dan 1 Selamat

Epson

Telepon Terakhir yang Bikin Merinding, Apa Motif Farhan Karyawan Epson Batam Terjun dari Jembatan Barelang? Ini Kata Polisi
Batam

Telepon Terakhir yang Bikin Merinding, Apa Motif Farhan Karyawan Epson Batam Terjun dari Jembatan Barelang? Ini Kata Polisi

08/06/202508/06/2025
Redaksi
Farhan dan Senyapnya Jembatan Barelang: Kisah Tragis Karyawan PT Epson di Hari Raya

Farhan dan Senyapnya Jembatan Barelang: Kisah Tragis Karyawan PT Epson di Hari Raya

Batam06/06/202506/06/2025
Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    Aksi Biadab Banting Balita Viral di Kepri: Dinsos Lingga & UPTD PPPA Tanjungpinang Lacak Pelaku
    07/08/202607/08/2026 1505
  • 2
    Gegera Video Viral Banting Balita, Rumah Terduga Pelaku di Bintan Residence Tanjungpinang Diserbu Warga
    07/08/202607/08/2026 570
  • 3
    Sempat Dikira Lenyap Tanpa Jejak, Keberadaan 4 ABK Kapal Ikan Asal Anambas Akhirnya Terkuak!
    08/08/202608/08/2026 195
  • 4
    Dua HSC Kabur, Hoslan Ditangkap, Siapa Aktor di Balik 1,6 Ton Timah Ilegal di Pulau Pekajang ?
    04/08/202604/08/2026 174
  • 5
    KM Putra Buluh Ditabrak Kapal Kargo di Perairan Bintan: Kapal Terbelah Dua, 4 ABK Hilang dan 1 Selamat
    10/08/202610/08/2026 138
  • 6
    Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Wajib Menang Lawan Singapura Demi Tiket Semifinal
    07/08/202607/08/2026 134
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Gaya bisnis tempat hiburan malam di Kota Batam tam Gaya bisnis tempat hiburan malam di Kota Batam tampaknya telah melangkah terlalu jauh hingga menyerupai lembaga keuangan gelap. Dalam penggerebekan yang digelar pada Senin (10/8/2026) dini hari, Tim Gabungan Bareskrim Polri membongkar praktik peredaran narkoba di HH Club Planet 3.0 Pub & KTV. Alih-alih hanya menemukan barang bukti eceran di kantong pengunjung, petugas justru mendapati sebuah brankas berukuran besar yang sengaja difungsikan layaknya 'kas brankas bank' khusus untuk menyimpan pasokan pil ekstasi.

Keberadaan tempat penyimpanan khusus bernilai fantastis ini menguatkan dugaan bahwa manajemen kelab malam tersebut nyaris mengoperasikan 'BPR Narkoba' berkedok tempat rekreasi malam. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menegaskan bahwa peredaran pil geleng di lokasi tersebut diorganisir secara terstruktur oleh pihak pengelola. Fasilitas brankas besar di dalam area THM disiapkan secara matang untuk menjamin ketersediaan stok obat terlarang bagi para pelanggannya.

Aksi 'investasi haram' manajemen Planet 3.0 ini pun berakhir tragis saat puluhan personel Subdit IV dan Satgas NIC Bareskrim Polri menjebol benteng rahasia mereka. Sebanyak 32 orang yang terdiri dari jajaran manajemen, karyawan, hingga pengunjung langsung diangkut petugas ke markas kepolisian. Kini, alih-alih meraup untung dari 'deposito' ekstasi di dalam brankas, seluruh pihak yang terlibat harus bersiap menghadapi jerat pidana berat atas tuduhan mengoperasikan sarang narkoba terorganisir di Kota Batam.

#batam #batamhits #batamisland #narkoba
Duka mendalam menyelimuti keluarga Dewi Sartika Si Duka mendalam menyelimuti keluarga Dewi Sartika Sitinjak (24) setelah wanita muda tersebut dinyatakan meninggal dunia usai menjalani operasi ambeien dan perawatan intensif di RS Awal Bros Botania, Batam. Menilai kematian korban tidak wajar, pihak keluarga memutuskan untuk membawa jenazah Dewi ke RS Bhayangkara Polda Kepri guna menjalani tindakan autopsi pada Senin (10/8/2026). Langkah drastis ini diambil untuk membongkar penyebab pasti kematian sekaligus mencari keadilan atas serangkaian kejanggalan medis yang ditemukan selama korban dirawat di ruang ICU.

Pihak keluarga membeberkan sejumlah kejanggalan fatal yang memicu kecurigaan, salah satunya temuan selang ventilator alat bantu napas yang terputus atau terbuka saat keluarga menjenguk korban pada Sabtu (8/8/2026) malam. Tak hanya itu, keluarga juga mempertanyakan kerancuan administrasi terkait tanggal pada surat keterangan kematian yang sempat ditulis mundur dua hari, serta penolakan pihak rumah sakit untuk memberikan salinan rekam medis. Berbagai kejanggalan tersebut kian memperkuat dugaan adanya kelalaian medis yang sebelumnya telah dilaporkan ke Polresta Barelang.

Sementara itu, transparansi pihak rumah sakit kini berada di bawah sorotan tajam. Kendati sebelumnya sempat mengklaim penanganan medis telah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), manajemen RS Awal Bros Botania justru memilih bungkam dan menolak menemui awak media saat diminta konfirmasi langsung mengenai insiden kematian dan proses autopsi korban. Pihak keluarga menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga hasil autopsi resmi keluar, sebelum memakamkan jenazah Dewi di kampung halamannya di Pulau Samosir, Sumatera Utara.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland
Peringatan menohok datang dari Wakil Menteri Keseh Peringatan menohok datang dari Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus, yang mengingatkan betapa fatalnya dampak stroke jika sampai menyerang seseorang di usia produktif, khususnya saat menginjak umur 40 tahun. Di usia emas yang seharusnya menjadi puncak kestabilan finansial dan karier, serangan stroke ibarat badai yang bisa merobohkan fondasi ekonomi keluarga dalam sekejap. Ketika sang tulang punggung terbaring kaku dan tak lagi mampu bekerja, otomatis aliran penghasilan terhenti total—membuat urusan dapur, biaya sekolah anak, hingga cicilan rumah tangga mendadak limbung tak berdaya.

Ancaman ini makin menakutkan karena pemicu utamanya, seperti hipertensi dan gula darah tinggi, kerap menyusup tanpa memberikan tanda-tanda atau keluhan fisik yang berarti. Banyak orang merasa tubuhnya masih fit dan mengabaikan pemeriksaan rutin, hingga akhirnya "bom waktu" itu meledak dalam bentuk serangan jantung, gangguan ginjal, atau stroke. Tak hanya menguras tabungan untuk biaya pengobatan jangka panjang hingga duit melayang, kondisi kesehatan yang merosot drastis ini tak jarang memicu beban psikologis mendalam yang menggoyahkan keharmonisan rumah tangga.

Guna mencegah skenario terburuk tersebut, Kemenkes mendorong gerakan deteksi dini secara masif, salah satunya dengan memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang kini gencar menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Dalam kunjungannya di RSU Pemasyarakatan Jakarta Timur, Wamenkes meminta klinik-klinik setempat untuk proaktif melakukan pengawasan tekanan darah dan gula darah, tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga para pegawai. Langkah preventif sederhana seperti rutin cek tensi ini dinilai jauh lebih murah dan ampuh daripada harus mempertaruhkan masa depan keluarga saat stroke sudah telanjur menyerang.

#kesehatan #stroke #menkes
Aksi pencurian wadah tempat pembakaran hio atau hi Aksi pencurian wadah tempat pembakaran hio atau hiolo milik warga keturunan Tionghoa terjadi di Perumahan Permata Baloi. Berdasarkan rekaman yang beredar, seorang pria yang mengenakan hoodie abu-abu dan celana pendek hitam nekat mengondol wadah kuningan tempat sembahyang tersebut dari area rumah warga. Kejadian ini lantas memicu keprihatinan masyarakat sekitar yang menyayangkan sikap tak terpuji pelaku karena melanggar tempat ibadah pribadi.

Sontak saja, aksi nekat pria tersebut menuai sorotan tajam dan keprihatinan dari kalangan netizen. Banyak yang menyayangkan perbuatan tersebut karena hiolo bukan sekadar perlengkapan rumah tangga biasa, melainkan sarana ibadah yang disucikan bagi warga yang merayakannya. Kehilangan alat sembahyang ini tentu mengganggu kenyamanan warga dalam menjalankan ritual keagamaan mereka sehari-hari.

Sadar akan maraknya kejadian serupa, sejumlah warga lainnya di kolom komentar turut mengaku pernah kehilangan hiolo dengan modus yang hampir identik. Fenomena ini memicu kekhawatiran masyarakat Batam bahwa aksi pencurian benda berbahan logam mulai beralih menjadi tren "rayap besi" baru yang mengincar barang-barang bernilai jual di permukiman warga.

#rayapbesi #batam #bafamhits #batamhits_
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
  • PIALA DUNIA 2026
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Perspektif
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer