Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Batam
  • BP Batam
  • Pemko Batam
  • DPRD Batam
  • Video
  • Batam
  • PWI Kepri
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
  • Batam Punya Cerita
News Update
Anggaran Makan Bergizi Gratis Berpotensi Dipangkas, Menkeu Purbaya Sebut Presiden Prabowo Sedang Evaluasi Besar-besaran Anggaran Makan Bergizi Gratis Berpotensi Dipangkas, Menkeu Purbaya Sebut Presiden Prabowo Sedang Evaluasi Besar-besaran
22 Tahun Mengabdi di Perbatasan Ujung Utara Kepulauan Riau, Kasipropam Anambas Beserta Istri Dapat Hadiah Umroh dari Kapolda Kepri 22 Tahun Mengabdi di Perbatasan Ujung Utara Kepulauan Riau, Kasipropam Anambas Beserta Istri Dapat Hadiah Umroh dari Kapolda Kepri
Pencari Kepiting Hilang di Pulau Sunyut Natuna, Tim SAR Gabungan Sisir Lokasi Kejadian Pencari Kepiting Hilang di Pulau Sunyut Natuna, Tim SAR Gabungan Sisir Lokasi Kejadian
Bikin Merinding, Ini Alasan Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Diana di Dua Tempat Berbeda Bikin Merinding, Ini Alasan Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Diana di Dua Tempat Berbeda
Mengintip Rumah Kontrakan Tempat Persembunyian Diana di Pasir Kuning Sebelum Dihabisi Jaka Mengintip Rumah Kontrakan Tempat Persembunyian Diana di Pasir Kuning Sebelum Dihabisi Jaka

Bongkar Muat KM Sabuk Nusantara 36

Larangan Bongkar Muat KM Sabuk Nusantara 36 di Pelantar 2 Tanjungpinang Ancam Krisis Pangan di Pulau-Pulau Terluar Kepri
Tanjungpinang

Larangan Bongkar Muat KM Sabuk Nusantara 36 di Pelantar 2 Tanjungpinang Ancam Krisis Pangan di Pulau-Pulau Terluar Kepri

19/05/202519/05/2025
Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    Kronologi Insiden 6 Anak Tenggelam di Pantai Piwang, Dua Meninggal Dunia
    14/05/202614/05/2026 2540
  • 2
    5 Fakta Memilukan Tragedi Anak Tenggelam di Pantai Piwang Natuna
    14/05/202614/05/2026 2503
  • 3
    Tragedi Pantai Piwang: Kepulangan yang Memilukan, Dua Kursi Kosong di Kelas 5 SD 004 Sual
    14/05/202614/05/2026 929
  • 4
    Isak Tangis di Pantai Piwang: Dua Bocah Berpulang Usai Terseret Arus Saat Bermain
    14/05/202614/05/2026 851
  • 5
    Niat Bermain Berujung Duka, Muhammad Okta Jadi Korban Kedua yang Ditemukan Meninggal
    14/05/202614/05/2026 808
  • 6
    Basah Kuyup Berbalut Seragam, Kapolres Natuna Terjang Pantai Piwang Evakuasi Bocah Tenggelam
    14/05/202614/05/2026 657
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Polres Lingga menggelar rekonstruksi kasus pembunu Polres Lingga menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Diana oleh tersangka Jaka pada Senin (18/5/2026), dengan fokus utama yang menguak misteri pada adegan ke-4. Adegan yang berlangsung di sebuah rumah kontrakan di kawasan Pasir Kuning ini menjadi titik balik krusial dalam pelarian korban. Dalam reka ulang tersebut, terungkap bahwa Diana sempat kabur dan bersembunyi di kontrakan tersebut sebelum akhirnya keberadaannya diendus oleh pelaku yang mengintainya dari samping rumah.

Suasana misteri dan ketakutan Diana yang mencekam tergambar jelas saat Jaka tiba-tiba menerobos masuk tepat setelah pintu kontrakan dibuka. Tersangka yang tersulut emosi langsung melontarkan tuduhan perselingkuhan secara kasar, yang membuat seorang saksi berinisial BS ketakutan dan memilih melarikan diri dari lokasi. Di dalam ruangan itu, dalam jeritan sunyinya yang tak terdengar oleh dunia luar, Diana hanya bisa terdiam mematung menahan ketakutan yang luar biasa di bawah tekanan dan intimidasi tersangka yang telah memuncak.

Setelah kepasrahan di lokasi persembunyian tersebut, Jaka kemudian membawa Diana kembali ke rumah kontrakan mereka di kawasan Setajam, tempat korban akhirnya dihabisi secara tragis. Di TKP kedua inilah tersangka mencekoki korban dengan minuman beralkohol hingga kondisinya melemah sebelum akhirnya mencekik leher Diana hingga tewas, sebuah tindakan yang terbukti sinkron dengan hasil otopsi penyidik. Seluruh rangkaian rekonstruksi 25 adegan yang dihadiri jaksa penuntut umum dan ratusan warga ini berjalan aman dan kondusif, sekaligus menyingkap tabir pelarian terakhir korban.

#lingga #dabo #dabosingkep #kepri #setajam
Di bawah langit Setajam yang teduh Senin (18/5/202 Di bawah langit Setajam yang teduh Senin (18/5/2026), ratusan pasang mata warga berdiri berdesakan di balik garis polisi, memancarkan tatapan geram yang tak berpaling sedetik pun. Mereka hadir bukan sekadar untuk menonton, melainkan untuk mengawal keadilan bagi Diana melalui 25 adegan rekonstruksi yang digelar Polres Lingga. Suasana yang semula riuh langsung berubah mencekam saat Jaka, sang tersangka, digiring keluar dengan pengawalan ketat aparat bersenjata. Setiap gerak-gerik pria itu diikuti oleh pandangan penuh amarah dari masyarakat yang masih tidak percaya bahwa pembunuhan sekondusif dan sekeji itu terjadi di lingkungan mereka.

Sorot mata warga kian menegang ketika rekonstruksi memasuki adegan ke-4 di kawasan Pasir Kuning, tempat Diana sempat mencoba menyelamatkan diri. Ratusan pasang mata itu menyaksikan dengan saksama bagaimana Jaka mengintai di samping rumah kontrakan, lalu menerobos masuk dengan emosi meluap seraya meneriakkan tuduhan perselingkuhan yang membuat korban gemetar ketakutan. Langkah demi langkah pelarian Diana yang kandas itu diperagakan kembali, membawa ingatan warga pada detik-detik mencekam saat korban yang tak berdaya diseret kembali ke rumah kontrakan mereka di kawasan Setajam, tempat nasib malangnya telah digariskan.

Puncak amarah publik akhirnya pecah menjadi kutukan saat Jaka memperagakan adegan pamungkas di dalam rumah. Tanpa belas kasihan, ia memperlihatkan bagaimana ia mencekoki Diana dengan alkohol hingga lemas, sebelum akhirnya menekan leher wanita itu dengan tangannya sendiri hingga kehabisan napas—sebuah tindakan keji yang dikonfirmasi akurat oleh hasil otopsi Kapolres Lingga. "Jaka Pembunuh, mati kau!" teriakan histeris warga membelah udara, melepaskan seluruh kegeraman yang sedari tadi tertahan melihat langkah terakhir Diana yang begitu tragis dan menyayat hati di tangan orang yang dikenalnya.

#lingga #dabo #dabosingkep #kepri #setajam
Pagi itu, Senin (18/5/2026), kawasan Setajam dan s Pagi itu, Senin (18/5/2026), kawasan Setajam dan sekitarnya mendadak senyap oleh rasa penasaran yang bercampur amarah. Ratusan warga berdiri berdesakan di balik garis kuning polisi, menembus barikade ketat aparat bersenjata demi menyaksikan langsung rekonstruksi runtuhnya akhir hidup Diana. Suasana yang semula riuh seketika berubah menegang saat tersangka, Jaka, digiring keluar untuk memperagakan kembali 25 adegan yang menghebohkan Kabupaten Lingga. Di bawah tatapan tajam mata publik dan jaksa penuntut umum, setiap jengkal langkah Jaka membuka kembali tabir kelam dari sebuah tragedi yang mematikan.

Napas getir korban seolah hadir kembali pada adegan ke-4 di sebuah rumah kontrakan kawasan Pasir Kuning, tempat Diana sempat bersembunyi dalam ketakutan. Narasi mencekam itu bermula saat pintu kontrakan diketuk, dan Jaka yang telah mengintai di samping rumah langsung menerobos masuk dengan emosi yang membakar. "Kalian bajingan, biadab. Kalian berselingkuh di belakangku," kalimat tuduhan itu menggema ulang di lokasi kejadian, disusul kepanikan seorang saksi yang memilih kabur. Diana yang tak berdaya hanya bisa terdiam mematung, sebelum akhirnya dibawa paksa kembali ke rumah kontrakan mereka di Setajam, tempat jebakan maut sesungguhnya telah menanti.

Di rumah kontrakan Setajam itulah, sisa-sisa kemanusiaan runtuh melalui 22 adegan pamungkas. Jaka tega mencekoki Diana dengan minuman beralkohol hingga kondisi fisiknya melemah, lalu mencekik leher wanita itu dengan tangannya sendiri hingga napas terakhirnya habis—sebuah kronologi keji yang terbukti sinkron dengan hasil otopsi tim medis. Saat adegan pencekikan itu diperagakan, jeritan histeris dan kutukan warga pecah membelah udara, "Jaka Pembunuh, mati kau!" Teriakan sarat amarah itu mengiringi akhir dari proses reka ulang yang berjalan aman namun sarat emosi, meninggalkan luka mendalam bagi warga yang menyaksikan betapa tragisnya Diana meregang nyawa di tangan orang dekatnya sendiri.

#lingga #dabo #dabosingkep #kepri #setajam
Polres Lingga menggelar rekonstruksi kasus pembunu Polres Lingga menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Diana oleh tersangka Jaka pada Senin (18/5/2026) dengan memperagakan 25 adegan di bawah pengamanan ketat aparat kepolisian. Reka ulang yang dipadati ratusan warga ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yaitu tiga adegan di rumah kontrakan kawasan Telek—tempat korban sempat bersembunyi saat mencoba melarikan diri—dan 22 adegan di rumah tersangka di kawasan Setajam. Suasana sempat menegang, terutama saat tersangka memperagakan adegan pengejaran di kawasan Pasir Kuning hingga aksi penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan menjelaskan bahwa seluruh rangkaian adegan diperagakan secara detail di hadapan jaksa penuntut umum untuk mencocokkan keterangan tersangka dengan hasil penyelidikan serta kesaksian para saksi. Hasil reka ulang ini terbukti sinkron dengan temuan di lapangan, termasuk hasil otopsi yang sesuai dengan adegan saat Jaka menekan leher Diana menggunakan tangan. Meski memicu antusiasme tinggi dari masyarakat yang penasaran dengan kasus yang menggemparkan tersebut, seluruh proses rekonstruksi berjalan dengan aman dan kondusif hingga selesai.

#lingga #dabo #dabosingkep #kepri
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Ape Kesah
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer