“Sesuai keputusan Mubes ke-VII kemarin, ada penambahan struktur di dalam tubuh paguyuban, yakni hadirnya Dewan Pembina dan Dewan Pendiri,” terangnya.
Agung juga menegaskan bahwa seluruh proses perhelatan Mubes VII PK NTT, hingga terbentuknya susunan pengurus ini, telah berjalan sesuai dengan tahapan dan mekanisme organisasi yang sah dan merujuk teguh pada AD/ART.
Setelah struktur kepengurusan ditandatangani dan disahkan oleh Tim Formatur, agenda terdekat paguyuban adalah menggelar rapat perdana. Rapat ini akan difokuskan pada pengenalan tugas serta amanah dari masing-masing jabatan yang diemban oleh pengurus baru.
Di saat yang bersamaan, jajaran pengurus juga akan langsung membentuk Panitia Pelantikan demi meresmikan kepengurusan PK NTT Kota Batam periode 2026-2031 ke hadapan publik.
Menutup rapat formatur, Agung Teibang menyerukan pesan persatuan. Ia mengajak seluruh elemen diaspora NTT di Batam untuk kembali bergandengan tangan pasca-Mubes.
“Dukungan semua pihak, baik dari unsur Pengurus Paguyuban tingkat Kabupaten/Kota, para tokoh PK NTT, dan seluruh masyarakat NTT di Batam sangat dibutuhkan. Mari kita merajut persaudaraan dan melangkah bersama dalam bingkai kesatuan PK NTT Kota Batam,” tutupnya.









