“TelkomGroup berkomitmen mendukung penyediaan Huntara melalui ketersediaan konektivitas digital yang andal. Sinergi lintas BUMN ini membuat manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Secara nasional, hingga tiga bulan ke depan ditargetkan sebanyak 15.000 unit Huntara di tiga provinsi terdampak siap dihuni. TelkomGroup memastikan layanan telekomunikasi digital tersedia seiring proses pembangunan agar masyarakat tetap terhubung selama masa pemulihan.
Pada tahap awal, TelkomGroup telah menyediakan 28 Access Point (AP) WiFi, terdiri dari 3 AP di area depan Huntara dan 25 AP di dalam kawasan hunian, dengan rasio satu AP menjangkau tiga rumah. Selain itu, disiapkan 1 Access Point WiFi Managed Service (WMS) berkapasitas 100 Mbps di Posko TelkomGroup Huntara. Ke depan, total 63 AP WMS akan dipasang untuk menjamin konektivitas merata.
Untuk layanan seluler, Telkomsel memastikan kapasitas jaringan memadai melalui dukungan BTS di wilayah Karang Baru dan Aceh Tamiang, serta pengoperasian 1 Mobile BTS (Combat) yang ditempatkan langsung di area Huntara. Infrastruktur jaringan optik, sarana pendukung operasional, dan keterlibatan relawan BUMN Peduli TelkomGroup juga disiagakan.
Tak hanya itu, Telkom melalui PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) menghadirkan layanan internet berbasis satelit dengan teknologi terbaru. Penghuni Huntara dapat menikmati internet gratis tanpa batas melalui WiFi satelit, memastikan akses informasi tetap terbuka meski berada di wilayah terdampak bencana.













