Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 700 titik parkir aktif di Batam. Hasil survei yang sedang diproses akan menjadi bahan penting dalam menentukan arah kebijakan serta tata kelola transportasi kota yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Selain potensi parkir, forum ini juga membahas penataan transportasi dan lalu lintas di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat Kota Batam sebagai salah satu kota industri dan perdagangan utama di Indonesia.
“Forum ini diharapkan menjadi ruang interaktif dan produktif untuk menyusun rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran dan mampu menjawab tantangan sistem transportasi modern Batam,” tambah Jefridin.
Diskusi dihadiri oleh sejumlah stakeholder strategis, termasuk Komisi II DPRD Kota Batam, Polresta Barelang, perwakilan Kejaksaan Negeri Batam, hingga tenaga ahli dari PT Hirfi Studio dan akademisi.













