harris
NatunaZona Headline

Orang Bedung Gunung Ranai: Ketika Legenda Lokal Beradu Logika dan Imajinasi Orang Natuna

394
×

Orang Bedung Gunung Ranai: Ketika Legenda Lokal Beradu Logika dan Imajinasi Orang Natuna

Share this article
Pemandangan objek wisata Alif Stone di Ranai, Kabupaten Natuna. (Foto: ist)
banner 468x60

Antara Wisata, Cerita, dan Akal Sehat

Gunung Ranai hari ini tetap berdiri megah, tanpa perlu dibuktikan ada atau tidaknya Orang Bedung. Legenda ini justru memperkaya narasi budaya Natuna—bukan sebagai kebenaran ilmiah, melainkan warisan cerita lisan.

Orang Bedung, pada akhirnya, lebih mirip cermin imajinasi masyarakat pesisir: cara menjelaskan yang tak terjelaskan,
cara bercanda tentang ketimpangan,dan cara merawat identitas lokal tanpa harus bertengkar dengan logika.

BACA JUGA:  Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, Polres Anambas Pasok 20 Ton Air ke RSUD hingga Tempat Ibadah

Di Natuna, legenda tidak selalu untuk dipercaya. Kadang, ia cukup untuk diceritakan—lalu ditertawakan pelan-pelan, sambil minum kopi, memandang Gunung Ranai yang tetap diam dan tak pernah memberi klarifikasi apa pun.