BatamZona Headline

Ombudsman Kepri Desak Investigasi Tuntas PT ASL Shipyard Usai Insiden Maut Tanjunguncang

119
×

Ombudsman Kepri Desak Investigasi Tuntas PT ASL Shipyard Usai Insiden Maut Tanjunguncang

Share this article
Kebakaran hebat melanda sebuah kapal tanker yang tengah menjalani proses perbaikan di galangan PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Kota Batam, Selasa (24/6/2025) siang. (Foto: ist)
banner 468x60

Selain menyoroti aspek manajemen risiko, Lagat juga mempertanyakan minimnya transparansi PT ASL Shipyard kepada publik mengenai sistem K3 mereka. Ia meragukan kesesuaian SOP perusahaan dengan standar industri dan mempertanyakan validitas izin kerja yang dikeluarkan sebelum insiden.

Ledakan Kapal Diduga Karena Minyak: Kelalaian Fatal?

Dugaan awal menyebutkan bahwa insiden kebakaran dipicu oleh minyak yang masih tersimpan di dalam tangki kapal saat proses tank cleaning. Salah satu sumber internal Gudangberita.co.id membeberkan dugaan kelalaian fatal dari seorang ekspatriat berinisial Mr. A, yang menjabat sebagai Superintendent proyek tersebut.

BACA JUGA:  Misteri Harley 600 Juta Iman Sutiawan: Tunggangan Gahar, Tapi Tak Terdaftar di LHKPN?

“Clear area dan izin kerja sudah diterbitkan, padahal tangki masih menyimpan minyak. Ini jelas kelalaian berat,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, tanggung jawab atas hilangnya lima nyawa tidak hanya berada di tangan Mr. A, tetapi juga manajemen PT ASL Shipyard dan perusahaan rekanan yang ditunjuk sebagai kontraktor proyek, yakni PT G.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Kepri Pamer Harley 1.800cc Tanpa Pengaman, Netizen: Polisi Berani Tilang Enggak?

Ombudsman Minta Polda Kepri Usut Tuntas

Ombudsman Kepri meminta Polda Kepri segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap sistem kerja dan manajemen K3 di PT ASL Shipyard. Desakan ini bertujuan agar tidak ada lagi korban jiwa di sektor industri berat yang seharusnya sangat memperhatikan keselamatan tenaga kerja.