Gudangberita.co.id, Medan – Suasana religius dan penuh kekeluargaan menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan dalam gelaran Safari Ramadhan, Jumat (27/02/2026).
Momen istimewa tercipta ketika 372 warga binaan mendapatkan kesempatan langka untuk berbuka puasa bersama keluarga tercinta di dalam rutan.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan bagian dari pembinaan humanis yang mempertemukan warga binaan dengan sistem pendukung terdekat mereka, yakni keluarga. Sementara itu, sebanyak 1.171 warga binaan lainnya mengikuti buka puasa bersama petugas rutan dalam suasana yang tetap khidmat.
Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan tausiyah oleh Ustad Ramadhan Ariga, S.H.I., M.H. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri (muhasabah) dan memperkuat silaturahmi.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sumatera Utara, Yudi Suseno, yang hadir langsung dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, pemasyarakatan bukan sekadar menjalani masa hukuman, tapi proses penguatan nilai sosial.
“Kegiatan ini mampu memperkuat pembinaan kepribadian. Kami ingin menekankan bahwa proses pemasyarakatan adalah tentang pembinaan mental dan spiritual agar mereka siap kembali ke masyarakat,” ujar Yudi Suseno.








