BatamZona Headline

Menanti 15 Tahun Jalur Reguler, Wali Kota Batam Amsakar Achmad Pamit Haji dan Titipkan Pemerintahan ke Li Claudia Chandra

14
×

Menanti 15 Tahun Jalur Reguler, Wali Kota Batam Amsakar Achmad Pamit Haji dan Titipkan Pemerintahan ke Li Claudia Chandra

Share this article

Jelang keberangkatan haji reguler setelah menanti 15 tahun, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan permohonan maaf terbuka dan menitipkan roda pemerintahan kepada Li Claudia Chandra.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan istri saat berdoa bersama. (Foto: Facebook Amsakar Achmad)
banner 468x60

Jalannya Pemerintahan Dititipkan ke Li Claudia Chandra

Selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, roda pemerintahan dan kebijakan di Kota Batam dipastikan akan tetap berjalan maksimal. Wali Kota Amsakar Achmad secara khusus menitipkan kelangsungan jalannya pemerintahan kepada Li Claudia Chandra.

Ia meminta kepada para tokoh masyarakat, jajaran birokrasi, dan seluruh warga Batam untuk memberikan dukungan penuh kepada Li Claudia selama dirinya fokus beribadah.

BACA JUGA:  Jangan Hanya Galak ke Rakyat Kecil, Aktivis Tantang Li Claudia Berantas Reklamasi Ilegal dan Deforestasi

“Kepada seluruh tokoh dan masyarakat Batam, saya juga menitipkan Ibu Wakil, Ibu Li Claudia Chandra, kiranya beliau senantiasa mendapat dukungan dalam menjalankan roda pemerintahan dan kebijakan daerah selama saya menunaikan ibadah haji,” tegas Amsakar.

Menutup pamitannya, Wali Kota Batam ini merefleksikan pengabdiannya dengan mengutip bait puisi legendaris karya Chairil Anwar: “Kami telah coba apa yang kami bisa, tapi kerja belum selesai, belum apa-apa.”

BACA JUGA:  Bukan Dibatalkan, Terungkap Alasan Mengapa Paripurna Ranperda LAM Batam Harus Ditunda

Ia menekankan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk kemajuan Batam. Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan menyudahi narasi-narasi negatif yang tidak produktif.

“Mari kita bersama-sama membangun narasi yang positif dan produktif untuk Batam yang kita cintai. Yaa Rabbi, jauhkanlah kami menjadi orang yang sibuk mencari semut di seberang lautan, tetapi jadikanlah kami orang yang sibuk mengarifi kelemahan diri,” pungkasnya.