Situasi sempat menegang saat sampai di lokasi. Penumpang tersebut mencoba melarikan diri dan bersikeras ingin menuju jembatan. Beruntung, Ferieli bersama petugas kepolisian sigap mengejar dan membujuk wanita tersebut hingga berhasil ditenangkan.
Belakangan diketahui, wanita tersebut nekat ingin mengakhiri hidupnya karena terjerat permasalahan asmara. Pihak kepolisian kemudian menghubungi keluarga korban untuk menjemputnya.
Head of Subdivision Maxim Batam, Franstito Patria, menyatakan kebanggaannya atas tindakan yang dilakukan oleh Ferieli. Menurutnya, aksi tersebut mencerminkan nilai kemanusiaan yang menjadi teladan bagi mitra pengemudi lainnya.
“Kami sangat mengapresiasi tindakan Ferieli. Aksinya mencerminkan nilai kemanusiaan yang luar biasa. Kami yakin kebaikan yang tulus akan memberikan dampak positif,” ujar Franstito.
Ferieli sendiri mengaku tindakannya murni didasari rasa kemanusiaan. “Saya hanya ingin memastikan penumpang saya aman. Saya merasa harus membantu karena setiap masalah pasti ada jalan keluarnya,” ucapnya.












