Wali Kota Batam, HM Rudi sebelumnya memang berniat mengubah bentuk kubah lama yang berbentuk limas tersebut.
Alasannya menurut Rudi, Masjid Agung Batam Center dulu sering bocor saat hujan lebat turun. Oleh sebab itu air tidak dapat mengalir dengan cepat ke bawah.
“Jadi kubah limas modelnya menampung air, di bawahnya. Jadi sering mengakibatkan bocor di ruang utama. Setiap bulan harus diperbaiki dan setiap bulan juga bocor,” kata Rudi beberapa waktu lalu saat proses revitalisasi akan dilakukan.
Hal itulah yang menurutnya kenapa perlu dilakukan perubahan besar pada kubah Masjid Agung Batam Center seperti yang dibangun saat ini.











