“Penyelidikan masih berjalan. Kami akan dalami semua unsur yang ada,” tegas Iptu Noval.
Manajemen First Club Bantah Pelaku Adalah LC
Sementara itu, Direktur First Club, Lian Tasrin, menyampaikan klarifikasi bahwa peristiwa tersebut bukan pengeroyokan, melainkan perkelahian antara tamu dan DJ.
“Tidak ada LC WNA bekerja di First Club. Semua LC kami adalah WNI. Yang terlibat adalah pengunjung,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Ia menegaskan bahwa pihak klub tidak memiliki kewenangan memverifikasi status kewarganegaraan pengunjung dan menyerahkan sepenuhnya kepada polisi dan pihak imigrasi.
Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan di tempat hiburan malam di Batam. Banyak pihak mendesak adanya pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas WNA di tempat hiburan, terutama terkait izin tinggal dan status pekerjaan.








