Peninggalan yang Terus Hidup
Sei Ladi kini tidak hanya dikenal karena sejarah heroiknya, tetapi juga karena Waduk Sei Ladi yang menjadi sumber utama pasokan air bagi warga Batam.
Kehadiran waduk ini, yang membentang di kawasan dengan nama yang sama, semakin memperkuat pentingnya lokasi tersebut dalam kehidupan masyarakat.
Dengan munculnya proyek Flyover Laksamana Ladi, warisan sejarah Laksamana Ladi tidak hanya berfungsi sebagai simbol perlawanan dan perlindungan, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya konektivitas dan pembangunan bagi pertumbuhan ekonomi Batam.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yang meninjau progres pembangunan flyover ini, menekankan bahwa proyek ini bukan hanya upaya untuk mengurai kemacetan, tetapi juga untuk memajukan infrastruktur kota yang akan memperkuat daya saing ekonomi Batam.
“Saya yakin jika infrastrukturnya bagus, industri di Kota Batam juga akan berkembang. Begitu juga kepercayaan dari investor akan meningkat,” ujar Rudi.
Menghidupkan Kembali Semangat Laksamana Ladi

Dengan infrastruktur baru seperti Flyover Laksamana Ladi yang hampir rampung, harapan akan efisiensi transportasi dan pertumbuhan ekonomi di Batam menjadi nyata. Namun, proyek ini juga membawa pesan lain — menghidupkan kembali semangat ketangguhan, keberanian, dan dedikasi Laksamana Ladi yang pernah menjaga perairan Melayu dengan segala daya dan upayanya.












