Batam

Konflik Lahan Berdarah di Batam, 2 Tewas, Polisi Tegaskan Kasus Murni Rebutan Tanah Bukan SARA

34
×

Konflik Lahan Berdarah di Batam, 2 Tewas, Polisi Tegaskan Kasus Murni Rebutan Tanah Bukan SARA

Share this article
Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono memberikan keterangan terkait kasus konflik lahan di Batam
Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono memberikan keterangan terkait kasus konflik lahan di Batam.
banner 468x60

Terkait senjata yang digunakan dalam bentrokan tersebut, pihak kepolisian memastikan bahwa dugaan sementara mengarah pada penggunaan senjata angin, bukan senjata api. Guna kepentingan pembuktian ilmiah (scientific crime investigation), proses visum dan autopsi juga langsung dilakukan terhadap korban meninggal dunia.

Di tengah situasi yang memanas pasca-kejadian, Kapolresta Barelang mengimbau masyarakat luas di Kota Batam agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi liar di media sosial, serta menahan diri untuk tidak menyebarkan berita hoax yang belum jelas kebenarannya.

BACA JUGA:  Gusur Warga di Tengah Isu Mundurnya Investor, Proyek Rempang Eco-City Tuai Kecaman

Polresta Barelang bersama Polda Kepri memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Batam tetap kondusif dan terkendali. Pihak kepolisian juga membantah adanya status Siaga 1, seraya menegaskan bahwa yang ditingkatkan adalah kesiapsiagaan personel melalui patroli rutin demi menjamin rasa aman warga.