InternasionalZona Headline

Komite HAM PBB Soroti Putusan MK soal Gibran-Intimidasi Oposisi RI

189
×

Komite HAM PBB Soroti Putusan MK soal Gibran-Intimidasi Oposisi RI

Share this article
Komite HAM PBB menyoroti putusan MK soal penurunan batas usia calon wakil presiden yang menguntungkan Gibran Rakabuming Raka dan intimidasi oposisi di RI. (Foto: Ilustrasi).
banner 468x60

Pertanyaan itu disampaikan pada Sidang Komite HAM PBB CCPR di Jenewa, Swiss, Selasa (12/3). Ndiaye melontarkan sejumlah pertanyaan terkait jaminan hak politik untuk warga negara Indonesia dalam Pemilu 2024.

Sidang tersebut dihadiri perwakilan negara anggota CCPR termasuk RI. Pembahasan seputar isu HAM terbaru di sejumlah negara dibahas di forum itu dengan sesi tanya jawab antara masing-masing anggota komite HAM PBB kepada perwakilan negara yang dibahas.

BACA JUGA:  Warga Batam Bandingkan Kualitas Air PT ABH dengan Era ATB: Dulu Jernih, Sekarang Butek!

Ndiaye memulai pertanyaan dengan menyinggung putusan MK tentang perubahan syarat usia capres-cawapres.

“Kampanye digelar setelah putusan di menit akhir yang mengubah syarat pencalonan, memperbolehkan anak presiden untuk ikut dalam pencalonan,” kata Ndiaye dalam sidang yang ditayangkan di situs UN Web TV, Selasa (12/3).

Dia menambahkan, “Apa langkah-langkah diterapkan untuk memastikan pejabat-pejabat negara, termasuk presiden, tidak bisa memberi pengaruh berlebihan terhadap pemilu?”

BACA JUGA:  Macan Kertas di New York: Saat Hak Veto AS Bikin PBB Cuma Bisa 'Prihatin'

Tak berhenti di situ, Ndiaye juga bertanya apakah pemerintah sudah menyelidiki dugaan-dugaan intervensi pemilu tersebut.

Perwakilan Indonesia yang dipimpin Dirjen Kerjasama Multilateral Kementerian Luar Negeri Tri Tharyat tidak menjawab pertanyaan itu. Saat sesi menjawab, delegasi Indonesia justru menjawab pertanyaan-pertanyaan lain.