Semua menjadi bagian dari rombongan yang bergerak dalam ritme yang sama, menikmati jalanan Batam yang pagi itu terasa begitu ramah dan bersahabat.
“Terima kasih atas kehadiran seluruh pesepeda dari berbagai sudut Kota Batam, serta sahabat-sahabat dari Singapura dan Malaysia,” ujar Rizal Saputra, Ketua Batam Folding Bike, yang tampak antusias menyambut para peserta.
Di tengah suasana penuh keakraban itu, hadir sosok yang membawa keteduhan tersendiri. KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym tidak hanya ikut mengayuh sepeda, tetapi juga menghadirkan hikmah. Dengan gaya tutur yang sederhana namun mengena, beliau mengingatkan bahwa kesehatan bukan sekadar anugerah, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
Menurut Aa Gym, sehat tidak akan bernilai jika tidak mendekatkan seseorang kepada ibadah dan kebaikan. Beliau menyinggung fenomena yang kerap terjadi: banyak orang mampu bersepeda puluhan kilometer, tetapi terasa berat melangkahkan kaki menuju masjid.
“Apa yang membuat orang lulus dari ujian sehat? Dengan sehat ibadah jadi kuat. Orang Islam yang kuat sepeda tapi tidak kuat ke masjid, enggak ada apa-apanya,” kata Aa Gym.
Pesan itu disampaikan tanpa menggurui, namun terasa mengalir dan mengetuk kesadaran banyak orang. Bahwa tubuh yang sehat sejatinya bukan untuk dibanggakan, melainkan untuk dimanfaatkan dalam ketaatan dan kebermanfaatan.









