Pada hari pertama operasi, pencarian dilakukan secara masif dengan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan.
Tim ini terdiri dari personel Kantor SAR Tanjungpinang, USS Uban, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban, Polair Kepri, Pos TNI AL (Posal) Berakit, serta mendapat dukungan langsung dari masyarakat nelayan setempat.
Titik pencarian saat ini difokuskan di sekitar perairan tempat terjadinya tabrakan, yang berjarak sekitar 46 Nautical Miles (NM) dari pos penyiagaan.
Guna menunjang efektivitas operasi, tim gabungan mengerahkan armada laut Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Tanjung Uban, didukung oleh kendaraan penyelamat darat, serta kelengkapan navigasi, medis, dan peralatan evakuasi standar SAR. Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian dan penyisiran untuk menemukan korban atas nama Dinar masih terus dioptimalkan.














