Pelni menegaskan bahwa penetapan rute dan jadwal Voyage 23 ini merupakan bagian dari kontrak Pelayanan Publik (PSO) untuk memperkuat konektivitas wilayah perbatasan, termasuk Natuna yang sangat bergantung pada angkutan laut.
Selain koordinasi dengan Pelni, Dishub Natuna juga menyiapkan beberapa langkah penguatan layanan seperti pengawasan keamanan pelabuhan, penataan arus penumpang, dan kesiapan fasilitas bongkar-muat.
“Peningkatan pelayanan ini menjadi penting karena periode Nataru selalu menjadi salah satu masa perjalanan tersibuk,” kata Alazi.
Untuk arus balik, KM Kelimutu dijadwalkan bertolak kembali dari Tanjung Priok pada Senin, 29 Desember 2025 pukul 14.00 WIB.
Dengan jadwal terbaru ini, Dishub mengimbau masyarakat Natuna untuk segera menyesuaikan perencanaan perjalanan dan memesan tiket lebih awal agar tidak kehabisan kuota, mengingat KM Kelimutu adalah satu-satunya kapal yang melayani jalur vital ke sejumlah pulau terluar di Kepri.












