“PGN tengah mengupayakan penambahan pasokan gas untuk area Batam. Kami proyeksikan dari sumber gas yang berada di Sumatra dan West Natuna. Selain untuk ketahanan pasok, juga mendukung pertumbuhan demand dan penambahan pelanggan,” tambah Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Harry Budi Sidharta pada kesempatan yang sama.
PGN memiliki pipa distribusi sepanjang 273,46 KM di area Batam untuk menyalurkan gas bumi kepada 5.971 pelanggan dengan komposisi 4.806 pelanggan rumah tangga, 65 pelanggan kecil, 100 pelanggan komersial/ industri, dan 6 pembangkit listrik.
Sales Area Head PGN Batam, Wendi Purwanto menambahkan bahwa infrastruktur gas bumi PGN Area Batam tersebar dan melewati beberapa kawasan industri seperti Tanjung Uncang, Panbil, Batamindo, Kabil, Batam Centre, dan Lubuk Baja.
“Di Batam, produk atau layanan gas bumi tersedia untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari Sinergi, GasKita, Gasku, dan Gaslink,” jelas Wendi.
Sinergi adalah penyediaan energi gas bumi PGN melalui pipa untuk sektor pembangkit listrik dan industri manufaktur. Sedangkan GasKita merupakan produk PGN untuk melayani kebutuhan gas bagi rumah tangga maupun usaha kecil. PGN juga menyediakan gas berbasis CNG melalui produk Gaslink untuk sektor industri dan komersial (beyond pipeline) dan produk Gasku untuk sektor transportasi yang terjangkau, aman, dan efisien. (*)













