Di sisi lawan, Tyrese Shade menjadi tumpuan utama. Striker asal klub Burton Albion tersebut memiliki nilai pasar 225 ribu Euro (Rp4,3 miliar). Meski bermain di level kompetisi Inggris, nilai Shade masih terpaut jauh dari deretan bintang Eropa milik Indonesia.
Perbedaan kelas ini tak lepas dari komposisi pemain Indonesia yang kini merumput di liga-liga top Eropa. Selain Idzes di Serie A, Indonesia diperkuat nama-nama mentereng seperti:
Emil Audero (Cremonese), Maarten Paes (Ajax), Calvin Verdonk (Lille) dan Ole Romeny (Oxford United).
Sebaliknya, mayoritas pemain Saint Kitts & Nevis berkompetisi di divisi ketiga hingga kelima Liga Inggris. Menariknya, banyak dari mereka yang sebenarnya lahir di Inggris namun memilih membela tanah leluhur di Karibia.
Dengan dukungan penuh suporter di GBK dan keunggulan kualitas individu, Indonesia jelas diunggulkan untuk melaju ke partai final FIFA Series menantang Bulgaria atau Kepulauan Salomon.







