Nusantara

Daftar 7 Kabupaten Terparah Gempa Flores: 19 Ribu Rumah Warga Rata dengan Tanah!

10
×

Daftar 7 Kabupaten Terparah Gempa Flores: 19 Ribu Rumah Warga Rata dengan Tanah!

Share this article
Rumah warga di Manggarai Timur rusak berat akibat gempa M 7,7 Flores NTT.
Rumah warga di Manggarai Timur rusak berat akibat gempa M 7,7 Flores NTT.
banner 468x60

Kabupaten Manggarai
Total Kerusakan: 7.045 unit
Rincian: 3.582 rusak berat, 2.113 rusak sedang, 1.350 rusak ringan

Kabupaten Nagekeo
Total Kerusakan: 4.829 unit
Rincian: 1.702 rusak berat, 560 rusak sedang, 2.567 rusak ringan

Kabupaten Ende
Total Kerusakan: 3.953 unit
Rincian: 763 rusak berat, 870 rusak sedang, 2.320 rusak ringan

Kabupaten Sikka
Total Kerusakan: 3.574 unit
Rincian: 939 rusak berat, 622 rusak sedang, 2.013 rusak ringan

BACA JUGA:  Viral Aniaya Caddy Golf di Tangerang karena Cemburu, Pria Berinisial FP Resmi Jadi Tersangka!

19 Ribu Korban Rumah Rusak Berat Diprioritaskan Dapat Huntara dan DTH

Pendataan kerusakan rumah ini dilakukan secara paralel dan tidak menunggu fase tanggap darurat selesai. Langkah tersebut mengikuti arahan langsung Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., agar proses pemulihan dapat disiapkan secara lebih cepat dan akurat.

BNPB menegaskan bahwa verifikasi tingkat lanjut melalui data by name by address (BNBA) kini telah diperoleh untuk 6 kabupaten, sementara Kabupaten Manggarai diproyeksikan rampung dalam 1–2 hari ke depan.

BACA JUGA:  Gempa M 6,4 Guncang Simalungun Sumut, Getaran Terasa Hingga Sumbar

“Khusus untuk rumah dengan kategori rusak berat, data tersebut akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan kebutuhan dukungan hunian sementara (huntara) maupun dana tunggu hunian (DTH) bagi masyarakat terdampak,” tegas Berton.

Untuk mendukung akurasi data di lapangan, BNPB merencanakan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi para enumerator pemda pada Selasa (25/8/2026). Langkah ini dilakukan demi memastikan setiap penyaluran bantuan hunian dan rehabilitasi bangunan benar-benar tepat sasaran serta dapat dipertanggungjawabkan.