NasionalZona Headline

Fajar Berdarah di Perairan Malaysia: Satu PMI Nonprosedural Tewas, Empat Luka-Luka

1673
×

Fajar Berdarah di Perairan Malaysia: Satu PMI Nonprosedural Tewas, Empat Luka-Luka

Share this article
Foto: Ilustrasi/Gudangberita
banner 468x60

Langkah konkret sudah diambil. KemenP2MI bergerak cepat, berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI dan Atase Kepolisian di KBRI Kuala Lumpur. Akses kekonsuleran dan pertemuan langsung dengan para korban yang dirawat menjadi prioritas utama.

Namun, Christina tidak berhenti di sana. Ia mendesak adanya dialog dengan pemerintah Malaysia untuk memastikan tragedi ini tidak terulang.

BACA JUGA:  Amsakar Achmad: Media Sosial Harus Jadi Ruang Silaturahmi, Bukan Pemicu Konflik

Di atas meja diplomasi, ia berencana mendorong langkah-langkah preventif dan penerapan standar hak asasi manusia (HAM) dalam penanganan PMI nonprosedural.

Insiden ini tak sekadar tragedi bagi lima PMI tersebut, tetapi juga menjadi cermin suram hubungan bilateral kedua negara dalam isu perlindungan pekerja migran.

Kematian di perairan Tanjung Rhu membawa pertanyaan besar: seberapa jauh nyawa para pekerja migran dihargai?

BACA JUGA:  Siap-Siap! Batam Masuk Daftar Wilayah Terancam Kekeringan Meteorologis, Ini Detailnya

Ketika tangis keluarga korban masih terdengar di kejauhan, Christina Aryani memastikan bahwa Indonesia tidak akan tinggal diam.