EkonomiNatunaZona Headline

Ekspor Ikan ke Hongkong Mendadak Dibatalkan, Nelayan Natuna Terancam Rugi Jutaan Rupiah

1285
×

Ekspor Ikan ke Hongkong Mendadak Dibatalkan, Nelayan Natuna Terancam Rugi Jutaan Rupiah

Share this article
Budidaya ikan napoleon di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna. (Foto: dok. Gudangberita/Aulia Rahman)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Nelayan budidaya ikan napoleon dan kerapu di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, kembali menghadapi tekanan ekonomi berat setelah pengiriman ekspor ke Hongkong secara mendadak dibatalkan tanpa alasan pasti.

Kapal pengangkut yang dijadwalkan merapat di Pulau Sedanau pada 21 April lalu, tiba-tiba memutar haluan dan kembali ke negaranya saat dalam perjalanan. Akibatnya, ratusan ton ikan hasil budidaya yang telah siap ekspor terancam membusuk dan menyebabkan kerugian besar bagi para pembudidaya lokal.

BACA JUGA:  Terancam 5 Tahun Penjara, Ini Pengakuan Ibu Tiri di Batam yang Tega Aniaya Anak 9 Tahun

“Seharusnya kapal dari Hongkong sudah masuk, tapi tiba-tiba balik arah. Sampai saat ini belum ada informasi resmi penyebabnya,” ujar Hadi Suryanto, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Natuna, saat dihubungi pada Jumat malam (2/5).

Menurut Hadi, tidak ada masalah dalam regulasi ekspor ikan budidaya dari sisi pemerintah Indonesia. Namun, pembatalan sepihak dari pihak asing ini belum dapat dijelaskan secara rinci.

BACA JUGA:  PT. BPR Sumber Dana Mas Dabo Singkep Raih Bintang 5 Top 100 BPR Award Majalah The Finance 2026, Duduki Posisi 26 Besar BPR Terbaik Se-Indonesia

Nato, salah satu pengusaha perikanan di Pulau Sedanau, menyebut bahwa penghentian ekspor ini telah menimbulkan keresahan luas di kalangan nelayan. Ia mengaku tidak mendapat penjelasan resmi dari mitra bisnisnya di Tiongkok, dan kondisi serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain di Indonesia.