Namun, polisi menegaskan rekaman itu masih didalami dan belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab tumpahan solar.
“Untuk mobil yang melintas, kami masih melakukan pendalaman bukti CCTV,” tambah Fahmi.
Tumpahan solar ini bukan kali pertama terjadi di Kabupaten Lingga. Sebelumnya, insiden serupa pernah menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh akibat permukaan jalan yang licin.
Bahkan, dalam kejadian di tikungan Desa Berindat, seorang pengendara dilaporkan mengalami patah tulang pada bagian tangan setelah terjatuh.
Belum lama ini, tumpahan solar juga terjadi di depan Hotel Hans, Dabo Singkep.
Kini, insiden serupa kembali terulang di pusat kota, memperkuat kekhawatiran masyarakat akibat lemahnya pengawasan dan tindakkan.
Berulangnya kejadian ini menjadi pekerjaan rumah bagi instansi terkait. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan pihak berwenang dapat mengungkap serta menindak tegas pihak yang bertanggung jawab agar kejadian serupa tidak terus berulang dan kembali memakan korban.











