Lebih jauh, gagasan pembangunan bandara komersial baru dengan skema KPBU adalah lompatan strategis untuk membuka Natuna ke pentas regional, bahkan internasional. Jika terwujud, bandara ini bisa menghubungkan Natuna ke kota-kota besar di Tiongkok, Thailand, Vietnam, Hongkong, dan Malaysia, membawa dampak besar bagi pariwisata, investasi, hingga perdagangan lokal.
Alih-alih sinis, publik sebaiknya memberi dukungan penuh pada langkah Bupati Cen. Sebab, transportasi udara bukan semata soal “pesawat mendarat”, tapi soal masa depan Natuna. Ini tentang membuka peluang, menumbuhkan ekonomi, dan memperkuat identitas Natuna sebagai gerbang perbatasan yang strategis.
Saatnya berhenti menyebut “omon-omon”. Kita sedang melihat sebuah usaha serius, dan itu layak didukung. (*)













