TanjungpinangZona Headline

Bos Teh Prendjak, Bandi, Resmi Pailit: Hutang Rp35,6 Miliar dan Kasus Penggelapan Tanah

2687
×

Bos Teh Prendjak, Bandi, Resmi Pailit: Hutang Rp35,6 Miliar dan Kasus Penggelapan Tanah

Share this article
Pengusaha pemilik Teh Prendjak Bandi saat memberikan keterangan pers beberapa waktu lalu.(Foto: ist)
banner 468x60

Tanah tersebut merupakan bagian dari wasiat ayah kandung Bandi, Tjung Goei Heng alias Tjoa, pendiri Yayasan Giri Buddha. Namun hingga kini, aset tersebut belum diserahkan meskipun telah mendapat teguran tertulis. Bahkan, Bandi diduga mengancam akan memagari lahan tersebut, yang saat ini digunakan sebagai tempat ibadah oleh masyarakat sejak 1980.

Aset Bandi Disita, Tim Kurator Bertindak

BACA JUGA:  Penumpang Wanita KMP Bahtera Nusantara 03 Jatuh di Laut Bintan, Tim SAR Kerahkan KN SAR 209

Saat ini, seluruh aset milik Bandi telah berada dalam status sita umum untuk pemberesan hutang kepada kreditur. Tim Kurator yang ditunjuk pengadilan akan mengelola dan melelang aset-aset tersebut guna menyelesaikan kewajiban finansialnya.

“Sejak putusan pailit dibacakan, seluruh harta kekayaan Debitur kini berada dalam pengelolaan Tim Kurator. Mereka akan melakukan pemberesan aset agar hutang kepada kreditur bisa dilunasi,” tambah Vychung.

BACA JUGA:  Sengketa Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang: Warga Bertahan, BP Batam Klaim Sesuai HPL

Tak hanya itu, Tim Kurator juga akan mengadakan rapat verifikasi piutang dengan para kreditur serta mengecek kewajiban pajak perusahaan Bandi melalui Kantor Pajak dari Direktorat Jenderal Pajak. Jika ditemukan adanya tunggakan pajak, bukan tidak mungkin konsekuensi hukum lain akan muncul.

Dengan kondisi ini, para kreditur dan Yayasan Giri Buddha kini menanti langkah selanjutnya dari pengadilan terkait penyelesaian perkara ini. Proses hukum pun masih terus berjalan dan menjadi sorotan publik.

BACA JUGA:  Ibu Penganiaya Balita Viral di Kepri Dievakuasi ke Rumah Aman, Bakal Jalani Pemeriksaan Kejiwaan