Merespons pesatnya pertumbuhan industri digital di Batam, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut hangat peluang penguatan SDM antardaerah. Dengan populasi mencapai 2,5 juta jiwa, Medan dinilai memiliki potensi besar dalam menyuplai tenaga kerja terampil untuk memenuhi standar industri tinggi di Batam.
“Peluang penyaluran tenaga kerja terampil dari Medan untuk memenuhi kebutuhan sektor industri dan investasi di Batam sangat terbuka,” tegas Rico.
Selain pasokan tenaga kerja, Medan yang mencatatkan investasi Semester I sebesar Rp6,44 triliun juga membidik kerja sama konkret lain, seperti:
Promosi Silang UMKM: Integrasi produk unggulan antara Galeri Mustika Deli Medan dan Dekranasda Kota Batam.
Adopsi Inovasi Perizinan: Mempelajari skema Duta Investasi serta pembiayaan UMKM bunga rendah (0% hingga 4%) yang diterapkan Batam.
Pengembangan Transportasi & Lingkungan: Pertukaran gagasan terkait tata kelola armada bus listrik, BRT, serta pengelolaan sampah Waste-to-Energy.
Sinergi yang terjalin dalam kerangka Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini tidak berhenti pada wacana.
Kedua Pemko sepakat menindaklanjuti secara teknis mekanisme penyaluran tenaga kerja dan kerja sama investasi melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) masing-masing.













