Tak banyak yang tahu, Githa adalah lulusan STMIK WIDURI, jurusan Teknologi Informasi dengan IPK nyaris sempurna: 3,94. Ia memulai karier jurnalismenya sebagai redaktur Tabloid FEMME di bawah Kelompok Media Peluang selama tiga tahun, sebelum akhirnya hijrah ke televisi.
Sebagai jurnalis perempuan, ia aktif mengembangkan diri, termasuk dengan mengikuti Pelatihan Jurnalisme Investigasi dari Forum Jurnalis Perempuan Indonesia pada 2022. Keaktifannya ini menunjukkan komitmen mendalam pada integritas dan kualitas jurnalistik yang inklusif dan mendalam.
Perpisahan Githa bukan hanya tentang seorang presenter yang pamit. Ini adalah gambaran dari banyak pekerja media yang harus undur diri di tengah tantangan industri. Di balik senyum yang dulu setia menyapa pemirsa tiap pagi, ada kerja keras, dedikasi, dan cinta pada dunia jurnalistik.
“Kami bangga pernah jadi bagian dari rutinitas Anda. Keep sporty dan stay healthy,” tutupnya di siaran terakhir—kalimat yang kini menjadi simbol perpisahan yang menyentuh ribuan hati.
Kini, publik hanya bisa mengikuti aktivitas Githa melalui media sosialnya, seperti akun Instagram @githamaharkesri, sembari berharap ia segera kembali dengan karya-karya inspiratif lain, entah di balik layar atau kembali ke depan kamera.










