harris
Natuna

Belum Layak Minum, Embung Sebayar Natuna Kini Cuma Disiagakan Momen Darurat

14
×

Belum Layak Minum, Embung Sebayar Natuna Kini Cuma Disiagakan Momen Darurat

Share this article
Embung Sebayar di Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna. (Foto: Aulia Rahman)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna — Embung Sebayar di Kabupaten Natuna belum dapat difungsikan secara penuh sebagai penyedia air bersih harian.

Minimnya fasilitas penunjang membuat pasokan air dari embung tersebut kini hanya disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat, khususnya saat wilayah Natuna dilanda krisis air dan kekeringan parah.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Natuna, Agino Riko, mengungkapkan bahwa air dari Embung Sebayar saat ini belum aman untuk dikonsumsi langsung oleh masyarakat karena faktor kualitas air baku.

BACA JUGA:  Meninggalkan Pola Lama, Ini Model Pembangunan Baru yang Bakal Diterapkan di Natuna

“Untuk saat ini belum dianjurkan untuk konsumsi minum. Pemanfaatannya masih sebatas untuk kebutuhan MCK,” kata Agino Riko, Kamis (8/10/2026).

Berdasarkan hasil uji laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, air di Embung Sebayar terdeteksi memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi. Kondisi ini membuat air memerlukan proses penyaringan khusus agar memenuhi kriteria standar air layak minum.

BACA JUGA:  Imbas Kerugian Menahun, Tarif Air Perumda Tirta Nusa Natuna Resmi Naik: Siapa Saja yang Terdampak?

Agino menegaskan, persoalan utama di lapangan bukan pada ketersediaan debit air, melainkan ketersediaan infrastruktur pengolahan di lokasi embung.

“Kalau mau layak untuk konsumsi, harus ada pengolahan. Saat ini Instalasi Pengolahan Air (IPA) belum ada. Rencananya IPA akan dibangun tahun depan,” ujarnya.