Pemerintah Kabupaten Natuna menjadikan pembangunan IPA pada tahun mendatang sebagai prioritas agar fungsi Embung Sebayar bisa dialihkan dari sekadar cadangan darurat menjadi sumber air bersih permanen.
Meski begitu, Agino mengingatkan bahwa ketika IPA selesai dibangun nanti, distribusi air bersih belum langsung mencakup seluruh pemukiman warga di Natuna.
“Kalau dioperasikan normal, sejauh ini belum sepenuhnya melayani seluruh wilayah. Jangkauan pelayanan akan disesuaikan dengan kapasitas pengolahan dan jaringan distribusi yang ada,” pungkasnya.
Saat ini Pemkab Natuna terus mengawal keberadaan dua sumber air utama daerah guna menjamin ketersediaan cadangan air baku masyarakat di masa mendatang.














