Gudangberita.co.id, Tanjungpinang – Nama tokoh Melayu Kepri, Irjen Pol (Purn) Dato’ Yan Fitri Halimansyah, terseret dalam pemberitaan yang menyebut dirinya terkait tambang bauksit ilegal di Kabupaten Lingga. Tuduhan yang belum terbukti itu menuai reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat adat Melayu di Provinsi Kepulauan Riau.
Panglima Hulubalang LAM Kepri Kota Tanjungpinang, Yudi Irawan, mengecam pencatutan nama Dato’ Yan Fitri yang dianggap sebagai bentuk fitnah dan mencederai marwah masyarakat Melayu.
“Dato’ Yan Fitri Halimansyah adalah orang tua kami, tokoh masyarakat Melayu yang sangat dihormati. Jangan sembarangan menyebut namanya dalam konflik atau kepentingan kelompok tertentu,” tegas Yudi, Sabtu (17/5/2025).
Ia menilai tudingan tersebut bukan hanya mencemarkan nama baik pribadi Dato’ Yan, tetapi juga melukai harga diri komunitas Melayu yang menjunjung tinggi etika dan kehormatan.
Yudi mendesak aparat penegak hukum segera memproses pelaku penyebar informasi palsu tersebut. Menurutnya, permintaan maaf tidak cukup tanpa konsekuensi hukum.
“Nama baik itu ibarat kain putih. Sekali tercoreng, tak mudah dibersihkan. Jangan hanya asal bicara tanpa data dan fakta otentik,” lanjutnya.












