Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Batam
  • BP Batam
  • Pemko Batam
  • DPRD Batam
  • Video
  • Batam
  • PWI Kepri
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
  • Batam Punya Cerita
News Update
U-Turn Sei Panas Ditutup, Warga Bengkong “Menjerit” Harus Memutar Jauh: Malah Picu Bahaya Baru! U-Turn Sei Panas Ditutup, Warga Bengkong “Menjerit” Harus Memutar Jauh: Malah Picu Bahaya Baru!
Wawako Batam Li Claudia Chandra Ngamuk Temukan Maling Pasir: “Pagi Nyolong, Malam Jadi Satpam!” Wawako Batam Li Claudia Chandra Ngamuk Temukan Maling Pasir: “Pagi Nyolong, Malam Jadi Satpam!”
Update Tragedi Kereta Bekasi: 5 Orang Meninggal Dunia, 79 Luka-luka, Ini Daftar Identitas Korban Update Tragedi Kereta Bekasi: 5 Orang Meninggal Dunia, 79 Luka-luka, Ini Daftar Identitas Korban
Terkuak! Pemicu Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Diduga Akibat Taksi Hijau Terobos Perlintasan Terkuak! Pemicu Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Diduga Akibat Taksi Hijau Terobos Perlintasan
Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi: 2 Orang Tewas, KAI Minta Maaf Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi: 2 Orang Tewas, KAI Minta Maaf

Pencurian Pasir

Wawako Batam Li Claudia Chandra Ngamuk Temukan Maling Pasir: “Pagi Nyolong, Malam Jadi Satpam!”
Batam

Wawako Batam Li Claudia Chandra Ngamuk Temukan Maling Pasir: “Pagi Nyolong, Malam Jadi Satpam!”

28/04/202628/04/2026
Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.

Salam Idul Fitri Pemkab Lingga
Kegiatan DPRD Kabupaten Lingga

Terpopuler

  • 1
    Drama Pilkada Natuna: Eks Bupati Wan Siswandi Tertipu Rp3 Miliar oleh Makelar Politik
    22/04/202622/04/2026 1724
  • 2
    Sudah 12 Hari Tak Pulang, Warga Bunguran Tengah Natuna Dilaporkan Hilang Misterius
    21/04/202621/04/2026 734
  • 3
    Jembatan Marok Kecil Jadi Bancakan, Negara Tekor Rp738 Juta Gara-Gara Modus ‘Pinjam Bendera’
    25/04/202625/04/2026 640
  • 4
    Buron! Ini Tampang Khumaidi Siroj, Pria yang Tipu Eks Bupati Natuna Rp3 Miliar
    22/04/202622/04/2026 636
  • 5
    Polda Kepri Gulung Jaringan Narkoba di Karimun: Mahasiswa Hingga Bandar Terpental dalam Operasi Maraton
    24/04/202624/04/2026 470
  • 6
    Bukan Sekadar Rem Blong? Polisi Selidiki Dugaan Alkohol di Balik Kecelakaan Maut Coastal Area
    21/04/202621/04/2026 241
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Kebijakan penutupan U-turn di ujung Jalan Raya Sei Kebijakan penutupan U-turn di ujung Jalan Raya Sei Panas dekat Patung Kuda tampaknya menjadi bumerang bagi ketertiban lalu lintas. Alih-alih menciptakan keamanan, penutupan ini justru memicu munculnya "jalur bypass" ilegal yang sangat berisiko. Pantauan di lapangan menunjukkan banyak pengendara motor yang nekat melawan arus tepat di depan taman Patung Kuda demi menghindari putaran jauh di Jalan Laksamana Bintan. Aksi kucing-kucingan ini kini menjadi pemandangan sehari-hari yang justru mengancam keselamatan pengguna jalan di jalur protokol tersebut.

Ketidaksabaran warga untuk memutar jauh bukan tanpa alasan, terutama bagi mereka yang hanya ingin mengakses lokasi jarak dekat seperti supermarket di Jalan Rupat. Kondisi ini membuat sejumlah pengendara nekat melakukan aksi ekstrem dengan menaikkan kendaraan mereka ke atas median jalan agar bisa segera berbalik arah. Warga menilai rekayasa lalu lintas saat ini terasa aneh dan tidak memihak pada mobilitas lokal, sehingga pelanggaran masif dianggap sebagai konsekuensi logis dari kebijakan yang menyulitkan akses harian masyarakat Bengkong.

Dinas Perhubungan Kota Batam kini harus berpacu dengan waktu untuk mengevaluasi efektivitas penutupan tersebut sebelum angka kecelakaan benar-benar melonjak. Meski tujuan awalnya untuk menekan angka kecelakaan akibat lawan arah, fakta di lapangan justru menunjukkan pola pelanggaran yang jauh lebih berbahaya dari sebelumnya. Pilihan antara membangun bundaran atau memasang traffic light kini menjadi harapan warga agar "jalur tikus" ilegal ini segera hilang dan keamanan di kawasan Sei Panas kembali normal tanpa harus memaksa warga bertaruh nyawa.

#batam #batamhits #batamhits_ #seipanas #bengkong
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengirimkan pesan peringatan keras bagi para pendatang yang tidak memiliki tujuan jelas di Kota Teh Obeng ini. Saat melakukan sidak terhadap aksi pencurian pasir di pinggir jalan, Li tidak hanya menyoroti kerusakan lingkungan, tetapi juga langsung menginterogasi identitas para pelaku. Dengan nada bicara yang tegas, ia menegaskan bahwa Batam sedang melakukan pembenahan besar-besaran, termasuk dalam hal perapian administrasi KTP. Baginya, setiap orang yang tinggal di Batam harus berkontribusi positif, bukan justru menjadi beban bagi pembangunan kota.

Ketegasan Li memuncak saat mendapati adanya oknum yang diduga tidak memiliki pekerjaan tetap namun nekat melakukan aktivitas ilegal yang merusak fasilitas publik. Ia secara gamblang menyatakan bahwa warga yang tidak mengantongi KTP Batam dan kedapatan melakukan tindak kriminal atau pencurian aset negara sebaiknya segera angkat kaki. "Kalau bukan orang Batam, datang ke sini nggak kerja, nyolong-nyolong, suruh pulang aja ke daerahnya!" cetusnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan ketertiban sosial dan memastikan bahwa hanya warga yang taat aturan yang dapat menikmati fasilitas pembangunan di Batam.

Aksi "bersih-bersih" identitas ini bukan sekadar ancaman lisan, melainkan komitmen untuk menjaga keamanan dan keberlanjutan infrastruktur kota ke depan. Li Claudia memastikan bahwa ke depannya, pengawasan terhadap penduduk yang tidak memiliki identitas resmi akan semakin diperketat melalui kerja sama dengan berbagai pihak terkait. Dengan menghubungkan isu pencurian pasir dan tertib administrasi, Pemerintah Kota Batam ingin memberikan efek jera bahwa status sebagai perantau menuntut tanggung jawab besar untuk menjaga harmoni, bukan justru menghancurkan aset yang sedang dipercantik.

#batam #batamhits #batamhits_ #liclaudiachandra
Niat hati ingin meninjau estetika kota di kawasan Niat hati ingin meninjau estetika kota di kawasan Bandara, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, justru mendapati pemandangan yang memicu adrenalin. Tanpa basa-basi, ia langsung turun dari kendaraan dan melabrak sekelompok pria yang tengah asyik mengeruk pasir tepat di bahu jalan utama. Suasana seketika mencekam saat Li dengan nada geram melontarkan peringatan keras mengenai dampak fatal aksi tersebut. "Bapak korek-korek ini amblas jalanannya, putus tau gak!" tegasnya, menekankan bahwa ego segelintir orang tidak boleh mengorbankan keamanan infrastruktur yang digunakan ribuan warga Batam setiap harinya.

Ketegangan semakin memuncak saat salah satu pelaku mengaku berprofesi sebagai petugas keamanan alias sekuriti di sebuah perusahaan. Bak terkena skakmat langsung dari pimpinan daerah, pria tersebut hanya bisa terdiam saat Li Claudia mempertanyakan integritasnya yang kontradiktif. "Pagi kerja nyolong, malam jadi satpam," sindir Li dengan kalimat menohok yang menelanjangi perilaku oknum tersebut. Bagi Li, sangat ironis melihat seseorang yang seharusnya menjaga keamanan justru menjadi dalang di balik rusaknya fasilitas publik di siang bolong, sebuah tindakan yang disebutnya sebagai pengkhianatan terhadap upaya pembenahan kota yang sedang gencar dilakukan.

Tak hanya berhenti pada teguran lisan, Li Claudia juga menyoroti masalah kependudukan dengan nada yang sangat tegas terhadap para pendatang yang tidak tertib. Ia mengancam tidak akan memberi ruang bagi mereka yang datang ke Batam hanya untuk merusak dan melakukan aktivitas ilegal tanpa memiliki identitas resmi. Dengan langkah sigap, aksi sidak ini pun berakhir pada pelaporan resmi ke pihak kepolisian dan instruksi khusus kepada petugas Ditpam untuk memperketat pengawasan. Pesan yang dikirimkan Li sangat jelas: tidak ada toleransi bagi siapapun yang berani merusak wajah Kota Batam demi keuntungan pribadi.

#batam #batamhits_ #batamhits_ #liclaudiachandra #pasirilegal
Seorang korban selamat, Andi (42), membagikan kesa Seorang korban selamat, Andi (42), membagikan kesaksian mencekam terkait tabrakan maut di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4/2026) pukul 20.53 WIB. Menurut Andi, hantaman keras dari kereta jarak jauh mengenai gerbong paling belakang KRL yang merupakan area khusus wanita saat posisi kereta sedang berhenti akibat adanya mobil mogok di perlintasan. Kondisi tersebut memicu kepanikan luar biasa karena kejadian berlangsung sangat cepat dan diduga banyak memakan korban jiwa, terutama dari kalangan penumpang wanita di gerbong tersebut.

Suasana di lokasi kejadian saat itu diselimuti ketegangan seiring dengan upaya evakuasi besar-besaran yang dilakukan oleh petugas gabungan dari Damkar, tim medis, TNI, Polri, hingga warga sekitar. Petugas berjibaku menyelamatkan sejumlah penumpang yang dilaporkan terjebak di dalam gerbong KRL yang ringsek parah. Para korban yang berhasil dievakuasi langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat akibat luka-luka yang diderita.

#bekasi #jakarta #krl #argobromo #kecelakaankereta
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Ape Kesah
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer