Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Facebook Page
  • Instagram
  • Video
  • Batam
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
News Update
Dilema India: Pilih Duel Mewah Lawan Brasil atau Hadapi Indonesia dan Malaysia Dilema India: Pilih Duel Mewah Lawan Brasil atau Hadapi Indonesia dan Malaysia
Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Wajib Menang Lawan Singapura Demi Tiket Semifinal Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Wajib Menang Lawan Singapura Demi Tiket Semifinal
PWI Kepri Kokoh Berdiri: Hormati Langkah Mantan Anggota Nahkodai Komunitas Baru PWI Kepri Kokoh Berdiri: Hormati Langkah Mantan Anggota Nahkodai Komunitas Baru
LIRA Batam Desak Sanksi Pidana Reklamasi Ilegal, Duga Oknum BP Batam Terlibat Penimbunan Laut LIRA Batam Desak Sanksi Pidana Reklamasi Ilegal, Duga Oknum BP Batam Terlibat Penimbunan Laut
Lama Dikeluhkan Warga, Lokasi Tambang Pasir Ilegal di Teluk Mata Ikan Akhirnya Digerebek Lama Dikeluhkan Warga, Lokasi Tambang Pasir Ilegal di Teluk Mata Ikan Akhirnya Digerebek

Jadwal Piala AFF

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Wajib Menang Lawan Singapura Demi Tiket Semifinal
Sepakbola

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Wajib Menang Lawan Singapura Demi Tiket Semifinal

07/08/202607/08/2026
Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    Dua HSC Kabur, Hoslan Ditangkap, Siapa Aktor di Balik 1,6 Ton Timah Ilegal di Pulau Pekajang ?
    04/08/202604/08/2026 162
  • 2
    Penyelundupan 1,6 Ton Timah Digagalkan TNI AL di Perairan Pekajang, Diduga Melibatkan Jaringan Internasional
    04/08/202605/08/2026 116
  • 3
    Lama Dikeluhkan Warga, Lokasi Tambang Pasir Ilegal di Teluk Mata Ikan Akhirnya Digerebek
    06/08/202606/08/2026 69
  • 4
    TNI AL Bongkar Modus Baru Penyelundupan Timah di Laut Pekajang, 1,6 Ton Pasir Timah Disembunyikan di Bawah Kerambah, Diduga Akan Diselundupkan ke Malaysia
    04/08/202604/08/2026 59
  • 5
    Sidang PTUN KKP vs PT TBJ: Keabsahan Izin Tersus CV Samudra Energi Prima Dipertanyakan
    05/08/202605/08/2026 57
  • 6
    Keren ! Aksi Sigap PLN Pastikan Listrik Tanpa Kedip, Dukung Kelancaran Latihan Terintegrasi Trimatra 2026 di Dabo Singkep
    05/08/202605/08/2026 55
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Peristiwa kebakaran hebat yang melanda Pasar Teluk Peristiwa kebakaran hebat yang melanda Pasar Teluk Dalam, Banjarmasin, pada Jumat pagi (7/8/2026) memicu kepanikan warga setelah 17 kios ludes terbakar. Api diduga kuat berasal dari kebocoran tabung gas di sebuah warung lalapan milik Rahmawati (61) saat ia sedang memasang gas untuk melayani pesanan pembeli. Beruntung, Rahmawati berhasil ditarik keluar oleh warga tepat sebelum dua kali ledakan keras terjadi dan menghanguskan tempat usahanya.

Konstruksi bangunan yang didominasi material kayu membuat kobaran api melahap area pasar dengan sangat cepat. Berawal dari bagian tengah bangunan yang menghadap ke Jalan SMA Kartika, api merambat drastis ke arah utara menuju Jalan Raya Sutoyo S. Meski puluhan unit Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) bergegas datang dan berupaya keras mengendalikan situasi, kepulan asap hitam pekat tetap membumbung tinggi dan melalap belasan kios di sekitarnya.

Kini, lokasi kejadian telah dissterilkan dengan garis polisi untuk kepentingan investigasi lebih lanjut. Pihak kepolisian setempat terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kebocoran serta mencatat total kerugian materiil yang dialami para pedagang. Musibah ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku usaha pasar akan pentingnya kewaspadaan ekstra saat beraktivitas dengan tabung gas LPG.

#banjarmasin #kebakaran #pasartelukdalam #pasar
Sangat mudah untuk memahami mengapa trofi regional Sangat mudah untuk memahami mengapa trofi regional selalu menjadi bahan pameran utama dan kebanggaan tertinggi bagi publik sepak bola tetangga. Ketika sebuah tim tidak memiliki rekor bertanding melawan raksasa Asia, tak pernah merasakan ketegangan memperebutkan tiket langsung ke panggung terbesar dunia, dan asing dengan atmosfer persaingan di level tertinggi, maka piala lokal memang menjadi satu-satunya hal yang tersisa untuk dirayakan. Diskusi yang terus-menerus diputar di ranah yang sama sejatinya bukanlah bentuk dominasi, melainkan cara untuk menutupi kenyataan bahwa di luar batas-batas Asia Tenggara, mereka tidak memiliki cerita besar yang bisa dibanggakan.

Sementara mereka sibuk merawat ingatan tentang kejayaan di kolam yang sempit, sepak bola Indonesia telah memilih jalan yang berbeda dengan melangkah ke wilayah yang belum pernah tersentuh oleh siapapun di kawasan ini. Pengalaman bertarung di Putaran 3 hingga Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia, berhadapan langsung dengan kekuatan utama benua Asia, serta mengukir rekor poin sejarah adalah dinamika bertanding yang membentuk standar baru. Perbedaan kelas dan arah pergerakan ini membuat trofi regional tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur keberhasilan, melainkan hanya bagian kecil dari proses panjang menuju panggung yang jauh lebih luas.

Oleh karena itu, biarkan mereka tetap bangga dengan piala dan narasi masa lalu yang terus diulang-ulang setiap kali kehabisan bahan argumen. Senjata utama untuk meruntuhkan hujah lawan yang terbatas adalah fakta bahwa standar kita telah bergeser dari sekadar menjadi raja lokal menuju pesaing nyata di level benua. Ketika mereka masih terus memperdebatkan siapa pahlawan di kawasan sendiri, Indonesia sudah melangkah jauh ke depan untuk menuliskan cerita-cerita baru di tingkat yang belum pernah sanggup mereka jangkau.

#timnas #affcup #singapore #sepakbola #football
Peredaran rokok tanpa pita cukai resmi kembali men Peredaran rokok tanpa pita cukai resmi kembali mendapat pukulan telak di Wilayah Batam. Dalam penindakan maraton selama empat hari pada akhir Juli 2026, Bea Cukai Batam menyita sedikitnya 32.790 batang rokok ilegal dari berbagai merek populer seperti Manchester, H-Mild, R7Bold, hingga H&D. Operasi yang menyasar titik-titik eceran berbasis pemetaan intelijen ini berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara mencapai puluhan juta rupiah sekaligus mempertegas komitmen petugas dalam memberantas barang bodong di pasaran.

Namun, mengamankan ribuan bungkus rokok di tingkat pedagang eceran hanyalah awal dari manuver yang lebih besar. Melalui penguatan Operasi ASAP (Amankan Sumber Asal Penerimaan), Bea Cukai Batam kini mengalihkan fokus utamanya untuk membongkar seluruh alur pasokan dari hilir ke hulu. Petugas tengah gencar melakukan pendalaman informasi guna memetakan jalur distribusi lintas daerah hingga memburu produsen utama yang menjadi otak di balik menjamurnya rokok tanpa cukai tersebut.

Langkah agresif ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku usaha maupun distributor agar tidak nekat bermain-main dengan hukum. Bea Cukai Batam menegaskan bahwa penindakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui operasi mandiri maupun gabungan. Masyarakat pun diimbau untuk turut aktif melapor jika menemukan indikasi pelanggaran cukai, demi menciptakan iklim usaha yang sehat serta melindungi hak penerimaan negara.

#batam #batamhits #batamhits_ #beacukai #rokok
Wajah Kota Batam memang makin tertata rapi sejak a Wajah Kota Batam memang makin tertata rapi sejak aksi pembongkaran massal media reklame luar ruang dilakukan. Namun, di balik estetika visual yang makin 'manglingi' itu, ada jerit sunyi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang kian terjepit. Kebijakan pembersihan billboard konvensional yang digadang-gadang bakal digantikan oleh teknologi videotron modern ternyata menyiakan celah besar: biaya sewa videotron melambung tinggi bak langit dan bumi. Akibatnya, pelaku usaha kecil yang modalnya pas-pasan kini hanya bisa menangis di pojokan karena kehilangan sarana promosi paling efektif dan ekonomis yang selama ini menyokong jualan mereka.

Kondisi makin membingungkan ketika perizinan videotron tahap dua yang dijanjikan Pemerintah Kota (Pemko) Batam pun tak kunjung dibuka alias 'kelemah-lemahan' tanpa kepastian. Ketimpangan skema sewa antara billboard—yang berbasis kontrak terjangkau—dengan videotron—yang dihitung per detik durasi tayang—membuat panggung promosi luar ruang kini praktis hanya bisa dikuasai oleh korporasi berkantong tebal. Padahal, UMKM lokal membutuhkan media iklan fisik berbiaya masuk akal untuk bertahan hidup di tengah sengitnya persaingan pasar, bukan pajangan digital mewah yang tak mampu mereka sewa.

Melalui Asosiasi Perusahaan Periklanan Kota Batam, para pengusaha pun mendesak pemerintah agar tidak 'membunuh' keberadaan billboard secara total dan segera menerbitkan regulasi yang adil. Menerapkan komposisi berimbang seperti di Jakarta—misalnya rasio 60:40 antara videotron dan billboard—bisa menjadi jalan tengah yang menyelamatkan semua pihak. Jangan sampai niat mempercantik kota justru mengorbankan iklim usaha kerakyatan, memutus potensi Pajak Asli Daerah (PAD), dan membiarkan UMKM Batam gulung tikar secara perlahan hanya karena tak sanggup membeli ruang untuk bersuara.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland #videotron
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
  • PIALA DUNIA 2026
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Perspektif
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer