harris
BatamZona Headline

Perang Spiritual di Jembatan Barelang: Ustaz Candra Ungkap Rahasia di Balik ‘Bisikan Gaib’ dan Rencana Ruqyah 6 Jembatan

117
×

Perang Spiritual di Jembatan Barelang: Ustaz Candra Ungkap Rahasia di Balik ‘Bisikan Gaib’ dan Rencana Ruqyah 6 Jembatan

Share this article
Ruqyah Rukyah Jembatan Barelang
Ustaz Muhammad Candra P. Pusponegoro Rizqi Marzaqah Al Hana usai meruqyah Jembatan Barelang, Jumat (21/11/2025).
banner 468x60

“Jembatan I Barelang posisinya tinggi, angin kencang, dan di bawahnya air laut yang gelap. Ini adalah titik konsentrasi jin dan setan untuk mengintai manusia yang imannya sedang goyah,” jelasnya.

Ia juga menyoroti adanya aktivitas maksiat di sekitar lokasi, seperti temuan botol minuman keras dan perilaku tidak santun muda-mudi, yang disebutnya sebagai “magnet” bagi keberadaan jin.

BACA JUGA:  Transisi Energi Berkeadilan Dibahas di Fesmed 2026, dari Potensi Energi Surya, Perlindungan Pekerja, hingga Ketahanan Air Batam

Rekam Jejak Ruqyah di Jembatan Barelang

Hingga saat ini, upaya spiritual telah dilakukan secara masif di Jembatan I:

Ruqyah Pertama (19 Juli 2024): Respons awal terhadap tingginya angka tragedi.

Ruqyah Massal (21 November 2025): Penyiraman 5.000 liter air ruqyah di sepanjang trotoar Jembatan I untuk menetralisir energi negatif dan “membersihkan” lokasi dari gangguan gaib.

BACA JUGA:  Kebakaran Lahan 35 Hektare di Trans Barelang Batam Berhasil Dikendalikan, Polisi Selidiki Penyebabnya

Namun, karena dua kejadian maut baru-baru ini justru bergeser ke Jembatan 3 dan Jembatan 5, Ustaz Candra berencana memperluas jangkauan pembersihan spiritualnya.

Melihat pola kejadian yang mulai berpindah lokasi, Ustaz Candra menyatakan komitmennya untuk melakukan ruqyah di seluruh gugus jembatan yang menghubungkan Batam, Rempang, dan Galang.

“Kami berencana merukyah seluruh 6 jembatan Barelang. Tujuannya satu: mendoakan keselamatan dan memutus simpul-simpul gangguan setan yang mengikat trauma manusia di sana,” tegasnya.

BACA JUGA:  Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Minta Insan Pers Sikapi Pernyataan Wawako Li Claudia dengan Bijak dan Profesional