“Begitu juga yang di laut, kapal isap yang mengeruk timah. Tapi satupun tak ada punya Karimun. Maka ke depan kami bismilah iktiar, dan optimis mendapatkan pendapatan daerah ini, peluangnya sangat banyak,” ujar Bakti.
Oleh karena itu, Baktu Lubis kembali menegaskan bahwa, untuk mewujudkan hal itu semua, kuncunya adalah optimis.
Dia tidak mengingikan masyarakat Karimun hanya sebagai penonton, sementara jika tindak dengan serius, laut dan daratan di Karimun merupakan sumber hasil pendapatan yang melimpah.
“Kuncinya adalah optimis. Bagaimana keinginan mu? Separo-sepokah, atau sunggu-sungguh mau mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kalau kita tidak yakin dengan diri kita sendiri, bagaimana kita mampu menjadi pemimpin,” ucap Bakti Lubis.













