BatamEkonomiInvestasiZona Headline

Pabrik AirTag di Batam: Strategi Besar Apple Lewat Mitra Tiongkoknya

1341
×

Pabrik AirTag di Batam: Strategi Besar Apple Lewat Mitra Tiongkoknya

Share this article

Bangun Rantai Pasok AirTag di Batam dengan Investasi Rp16 Triliun

Kawasan industri di Vietnam tempat berkumpulnya Luxshare, Foxconn (keduanya vendor Apple), dan Samsung. (Bloomeberg)
banner 468x60

Strategi Apple dan Tantangan Regulasi

Komitmen investasi ini juga menjadi bagian dari strategi Apple untuk mematuhi aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang diberlakukan pemerintah Indonesia. Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyebut bahwa investasi awal senilai US$1 miliar oleh Luxshare bisa meningkat hingga US$10 miliar di masa depan.

Namun, langkah ini belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi pemerintah. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menegaskan bahwa Apple perlu memenuhi skema investasi langsung untuk memperoleh sertifikat TKDN, termasuk membangun fasilitas produksi iPhone atau komponennya di dalam negeri. Hingga kini, skema tersebut belum diimplementasikan sepenuhnya, dengan komitmen investasi sebelumnya yang masih kurang sekitar US$10 juta.

BACA JUGA:  Dominasi Pekerja Lokal di PT Saipem Capai 64%, Sektor UMKM Karimun Ikut Terkerek Naik

Batam, Pusat Baru Rantai Pasok Teknologi Global

Dengan investasi besar dari Luxshare, Batam berpotensi menjadi pusat strategis dalam rantai pasok teknologi global. Lokasi geografis yang strategis, dekat dengan Singapura, dan dukungan pemerintah Indonesia menjadikan Batam sebagai magnet bagi investasi asing di sektor teknologi.

Pembangunan fasilitas ini tidak hanya akan menciptakan lapangan kerja lokal, tetapi juga mendorong alih teknologi dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain penting dalam industri elektronik global.