Namun, bagi yang menggunakan metode rukyat, keberadaan bulan tersebut harus dipastikan dengan aktivitas rukyat atau melihat hilal langsung dengan mata atau bantuan alat (teropong).
Perlu edukasi secara menyeluruh kepada masyarakat bahwa perbedaan metode hisab dan rukyat merupakan kekayaan yang dimiliki umat Islam. Perbedaan ini tidak boleh dijadikan modal untuk saling menyalahkan dan saling mengolok-olok yang mengarah kepada perpecahan.
Terutama di era digital sekarang ini ketika setiap orang bisa mengatakan apa saja dan bisa diketahui oleh orang di mana saja. Perbedaan dalam pandangan ini sering dijadikan bahan ’olok-olok’ demi mendapatkan keuntungan pribadinya.
Toleransi dalam perbedaan 1 Syawal 1444 Hijriah ini memiliki kaitan dengan sikap moderasi dalam beragama. Karena problem dalam moderasi beragama adalah berkembangnya klaim atau penilaian subjektif kebenaran atas nama agama.
Menilai pemahaman dirinyalah yang paling benar dan yang lain salah adalah kekeliruan besar dan kesombongan. Moderasi beragama adalah mencerdaskan kehidupan beragama.
Jadi moderasi beragama mencerdaskan masyarakat dengan mengetahui bahwa perbedaan lebaran sebabnya adalah perbedaan pandangan tentang rukyatul hilal


