“Informasi dari tim di lapangan, sudah ada beberapa oknum provokator yang ditangkap pihak kepolisian. Beberapa di antaranya bahkan didapati membawa parang dan sudah berhasil diamankan,” ujar Ariastuty.
Seperti diketahui petugas merangsek masuk kawasan Rempang yang beberapa pekan ini dijaga warga. Warga memblokade akses masuk jalan agar tidak ada pematokan.
Hanya saja investasi besar yang akan masuk ke kawasan tersebut tampaknya tidak bisa terbendung. Pemerintah sudah berkomitmen akan hal itu. Akhirnya aparat gabungan Satpol PP, TNI/Polri dikerahkan untuk melakukan operasi cipta kondisi di Rempang.
Hal ini akan tim BP Batam bisa melakukan pematokan batas lahan













