Di balik tampilannya yang unik dan menggemaskan, kostum petugas PLN dalam karnaval tersebut membawa pesan tersendiri.
Kehadiran profesi kelistrikan di tengah perayaan kemerdekaan menjadi bentuk apresiasi terhadap para insan kelistrikan yang bekerja menjaga pasokan dan keandalan listrik, termasuk bagi masyarakat di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Lingga.
“Sangat menarik dan edukatif. Biasanya kita lebih sering melihat seragam TNI, Polri atau dokter. Begitu ada peserta memakai seragam petugas lapangan PLN lengkap dengan helm dan rompinya, terlihat unik dan menginspirasi anak-anak tentang pentingnya listrik bagi kehidupan kita,” ujar salah seorang warga Dabo Singkep yang menyaksikan pawai.
Menurut warga, penampilan tersebut juga dapat menjadi sarana pengenalan profesi kepada anak-anak.
Mereka tidak hanya melihat seragam sebagai sebuah kostum, tetapi juga mengenal pekerjaan yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari.
Karnaval kemerdekaan pada akhirnya bukan hanya tentang kemeriahan dan kreativitas. Setiap kostum dan penampilan dapat membawa pesan tentang profesi, perjuangan, pelayanan hingga cita-cita generasi muda.
Kostum petugas PLN seolah menjadi simbol sederhana tentang “terang” bukan hanya listrik yang menerangi rumah dan lingkungan, tetapi juga harapan agar generasi muda terus memiliki semangat untuk belajar, berkarya dan membangun negeri.








