Menit 38: Bek Nico Schlotterbeck mengembalikan keunggulan Jerman menjadi 2-1 melalui sundulan kepala memanfaatkan umpan manis Nathaniel Brown.
Menit 45+4′: Jelang turun minum, Kai Havertz memperlebar jarak menjadi 3-1 lewat eksekusi penalti dingin setelah Nmecha dilanggar di area terlarang.
Memasuki babak kedua, mental Curacao tampak ambruk. Jerman hanya butuh dua menit setelah sepak mula untuk mengubah skor menjadi 4-1 melalui sepakan Jamal Musiala (47′) yang memanfaatkan umpan terobosan cerdik Joshua Kimmich.
Dominasi total Jerman membuat Curacao kian tak berdaya keluar dari area pertahanan sendiri. Pada menit ke-68, bek kiri Nathaniel Brown ikut mencatatkan namanya di papan skor setelah naik membantu serangan, mengubah skor menjadi 5-1.
Joshua Kimmich kembali menjadi otak di balik gol keenam Jerman pada menit ke-75. Umpan matangnya berhasil dituntaskan dengan sempurna oleh pemain pengganti, Denis Undav.
Penderitaan Curacao akhirnya genap seperti Brasil di menit ke-88. Kai Havertz mencetak gol keduanya lewat teknik chip atau tendangan cungkil berkelas yang memaksa kiper Eloy Room memungut bola untuk ketujuh kalinya dari dalam gawang.
Skor 7-1 bertahan hingga laga usai. Curacao kini sah bergabung dengan Brasil dalam daftar “korban kekejaman” mesin gol Jerman di panggung Piala Dunia.













