Ardila menyebutkan, selain Pos SAR Batam, unsur SAR gabungan yang terlibat antara lain Polsek Nongsa, Sat Polairud Polda Kepri, Sat Polair Polresta Barelang, serta PT. Buana Cipta Mandala.
“Selama pencarian berlangsung, unsur SAR gabungan menggunakan beberapa alut yang terdiri dari Rescue Car Type 2, dua set rubber boat dan mopel milik Pos SAR Batam dan Polair, dua set peralatan selam, satu set aquaeye, dan satu set drone thermal,” ungkapnya.
Ansgarius sebelumnya dilaporkan jatuh ke laut dan hilang Senin (22/7/2024) pukul 15.30 WIB. Ia sempat dicari oleh rekan-rekannya pekerja di galangan kapal tersebut dengan kapal hingga penyelaman saat itu, namun tak ditemukan.








