harris
Internasional

Biden Sebut Alasan Mengapa Ibu Kota RI Harus Keluar dari Jawa

189
×

Biden Sebut Alasan Mengapa Ibu Kota RI Harus Keluar dari Jawa

Share this article
Presiden AS Joe Biden Rabu (6/12/2023) (Foto: AP/Evan Vucci)
banner 468x60

Gudangberita.co.id – Pemindahan ibu kota negara (IKN) RI dari Jakarta di Pulau Jawa ke Nusantara di Pulau Kalimantan makin serius dilakukan pemerintah. Terbaru, Jakarta, akan djadikan sebagai provinsi kawasan aglomerasi setelah melepas kedudukannya sebagai daerah khusus ibukota atau DKI.

Hal ini termuat dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta yang telah disepakati oleh para anggota dewan sebagai RUU usul inisiatif DPR. Kawasan aglomerasi didefinisikan sebagai kawasan perkotaan dalam konteks perencanaan wilayah yang menyatukan pengelolaan beberapa daerah kota dan kabupaten dengan kota induknya, sekalipun berbeda dari sisi administrasi.

BACA JUGA:  Raih Lisensi Terbang Sebelum Bisa Menyetir Mobil: Siapa Nathalia Filgueiras? Pilot Muda yang Terseret Spekulasi Kecelakaan Maut Learjet 60

Bakal ada pusat pertumbuhan ekonomi nasional berskala global. Ini menyatukan kelola pemerintahan, industri, perdagangan, transportasi terpadu, dan di bidang strategis lainnya untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan nasional.

Dalam pasal 51 ayat 2 draf RUU itu misalnya kawasan aglomerasi mencakup tak hanya Jakarta. Tapi mencakup juga Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Cianjur, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Bekasi.

BACA JUGA:  Detik-Detik Mencekam Pesawat Learjet 60 Jatuh di Florida: 9 Tewas, Rekaman ATC Ungkap Teriakan "Mayday!"

Namun menarik ke belakang, mengapa ibu kota negara RI harus dipindah? Kenapa pula harus ke luar Jawa.