Gudangberita.co.id, Seoul — Kegagalan tragis Tim Nasional Korea Selatan di Piala Dunia 2026 berbuntut panjang. Menyusul tersingkirnya Taegeuk Warriors di fase grup, Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, langsung mengambil tindakan tegas dengan menuntut investigasi menyeluruh terhadap Asosiasi Sepakbola Korea (KFA).
Langkah politik ini diambil setelah pelatih kepala, Hong Myung-bo, menyatakan mundur dari jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas hasil memalukan tersebut.
Tragedi Grup A: Diunggulkan Namun Tersungkur
Datang sebagai tim dengan peringkat FIFA terbaik kedua di Grup A setelah Meksiko, Korea Selatan justru tampil melempem. Perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 berakhir tragis dengan rincian hasil berikut:
Korea Selatan 2-1 Republik Ceko (Kemenangan tipis di laga pembuka)
Korea Selatan vs Meksiko (Kalah)
Korea Selatan vs Afrika Selatan (Kalah)
Hanya mampu mengemas 3 poin dari tiga pertandingan, Korea Selatan terdampar di peringkat ketiga Grup A. Harapan lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik pun pupus setelah Taegeuk Warriors hanya finis di urutan ke-10 dari 12 tim—sementara hanya 8 tim terbaik yang berhak melaju ke babak gugur.
Presiden Lee Jae-myung: “Saya Benar-benar Bingung”













