AnambasKepriZona Headline

Geger! Nelayan Anambas Temukan Objek Diduga Bangkai Pesawat China Terapung di Laut

424
×

Geger! Nelayan Anambas Temukan Objek Diduga Bangkai Pesawat China Terapung di Laut

Share this article
Nelayan temukan bangkai pesawat China
Nelayan temukan bangkai body pesawat berbendera China di perairan anambas. (ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Anambas – Warga Kabupaten Kepulauan Anambas dikejutkan dengan penemuan objek misterius yang menyerupai bagian badan pesawat di tengah laut pada Senin (20/4/2026).

Objek yang diduga kuat berasal dari China tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang nelayan lokal dalam kondisi terapung.

Nelayan yang menemukan benda tersebut melaporkan bahwa kondisi fisik objek tampak hangus seperti bekas terbakar. Dalam keterangannya, ia meyakini benda tersebut adalah bagian dari pesawat atau alutsista asal China berdasarkan atribut yang menempel.

BACA JUGA:  Cegah Siswa Titipan, Ombudsman "Pelototi" PPDB Kemenag Batam

“Ini ada bangkai pesawat dari China jatuh, sepertinya terbakar. Saya sendiri jadi tidak kuat menariknya. Ada logo bendera China, badan pesawat bagian belakang dari aluminium bergaris merah,” ungkap nelayan tersebut dalam rekaman yang beredar.

Hingga saat ini, benda tersebut masih berada di titik penemuan karena keterbatasan armada nelayan untuk mengevakuasi material logam yang cukup berat itu ke daratan.

BACA JUGA:  Terjang Lautan di Malam Ramadan, Bupati Cen Sui Lan Guyur Pulau Tiga Barat Bantuan dan Proyek Rp5,23 Miliar

Fenomena ini memicu spekulasi luas di masyarakat, terutama setelah adanya laporan penampakan benda bercahaya menyerupai meteor yang melintasi langit Kabupaten Natuna dan sekitarnya beberapa waktu lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, muncul dugaan bahwa objek tersebut bukanlah pesawat komersial, melainkan debris (sampah luar angkasa) dari satelit China yang jatuh kembali ke atmosfer bumi (re-entry). Fenomena kilauan di langit Kepri sebelumnya disinyalir kuat merupakan proses gesekan satelit tersebut dengan atmosfer sebelum jatuh ke perairan.