Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Facebook Page
  • Instagram
  • Video
  • Batam
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura

Narkoba

Ditresnarkoba Polda Kepri Tangkap 3 Pengedar, Sita Hampir 100 Gram Sabu dari Tiga Lokasi Berbeda
Batam

Ditresnarkoba Polda Kepri Tangkap 3 Pengedar, Sita Hampir 100 Gram Sabu dari Tiga Lokasi Berbeda

13/05/202513/05/2025
Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    Polisi Tangkap Pria di Anambas Usai Setubuhi Anak Dibawah Umur, Modus Iming-Iming Ponsel
    18/09/202618/09/2026 386
  • 2
    Kabut Asap Batam Batam Memburuk, Bayi, Lansia dan Ibu Hamil Jadi Prioritas Perlindungan
    19/09/202619/09/2026 63
  • 3
    Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik dan Siap Perkuat Sinergi Daerah
    18/09/202618/09/2026 37
  • 4
    Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Menggantung, Wali Kota Batam Investigasi Dugaan Pabrik Kabur ke Bekasi
    19/09/202619/09/2026 35
  • 5
    Diskusi Publik Fesmed Selat Malaka: TPPO Bukan Soal Pekerja Migran Saja
    18/09/202618/09/2026 29
  • 6
    Sidak Lapas Perempuan Batam, Ombudsman Kepri Bongkar Dugaan Pungli Sipir dan Overkapasitas Parah
    18/09/202618/09/2026 28
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Ba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, berujung tragis setelah dugaan kasus keracunan massal melanda ratusan warga pada Rabu (23/9/2026). Peristiwa ini menimpa sejumlah instansi pendidikan seperti SD Negeri 3 Bawang, SD Pasusukan, TK PAUD Al Ikhlas, TK PAUD Harapan Bunda, dan TK Pertiwi. Korban yang terdiri dari siswa, anak PAUD, hingga para orang tua murid—yang turut mengonsumsi sisa makanan yang dibawa pulang—harus mendapatkan perawatan medis secara bergelombang. Menurut keterangan warga setempat, gejala awal sebenarnya sudah dirasakan sejak Selasa (22/9/2026), tetapi gelombang pasien baru memuncak sejak Selasa malam hingga Rabu sore.

Peningkatan jumlah pasien yang drastis mengakibatkan terjadinya antrean padat di Puskesmas Bawang. Untuk menangani kondisi darurat ini, sebagian pasien bahkan harus dilarikan ke RSUD Limpung, RSUD Batang, hingga Rumah Sakit QIM guna mendapatkan perawatan intensif. Sekretaris Desa Pasusukan, Ahmadi, mengungkapkan bahwa pendataan jumlah pasti korban di lapangan masih terus berjalan dinamis. Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Batang menyiagakan penuh seluruh tenaga medis dan memilih berfokus pada keselamatan pasien terlebih dahulu sebelum merilis angka resmi total korban.

Dugaan awal pemicu keracunan mengarah pada pasokan menu olahan telur dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Desa Bawang. Meski kepastian penyebabnya masih menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan, otoritas terkait telah bergerak cepat melakukan investigasi menyeluruh. Penyelidikan kini menyasar pada seluruh rantai pasok program MBG di Bawang, mulai dari standar higienitas bahan baku dan pengolahan di dapur SPPG, hingga alur serta durasi distribusi makanan sebelum sampai ke tangan para siswa.

#mbg #sppg #batang #jateng #kesehatan
Suasana santai di danau rekreasi Kampus Universita Suasana santai di danau rekreasi Kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendadak gempar pada Selasa, 22 September 2026. Sebuah wahana perahu bebek air yang tengah dikayuh di area danau "Kampus Putih" tersebut tiba-tiba hilang keseimbangan dan tenggelam ke dalam air. Insiden ini diduga kuat terjadi akibat perahu mengalami kelebihan muatan (overcapacity), di mana jumlah penumpang yang naik melebihi batas ketentuan yang seharusnya.

Padahal, setiap perahu bebek di danau UMM idealnya hanya dirancang untuk menampung kapasitas maksimal sebanyak empat orang. Momen menggelikan sekaligus menegangkan tersebut sempat direkam oleh pengunjung lain hingga akhirnya viral di media sosial. Kejadian ini pun menjadi peringatan keras, baik bagi pengelola maupun pengunjung, akan pentingnya senantiasa mematuhi aturan dan standar keselamatan muatan saat menikmati fasilitas rekreasi kampus.

#umm #yogyakarta #kampus #danau #perahu
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan bergerak cepat Kepolisian Daerah Sumatera Selatan bergerak cepat mengamankan seorang pengasuh berinisial NS (37) setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap FR, balita berusia dua tahun 11 bulan. Penangkapan yang dipimpin oleh tim Ditreskrim PPA dan PPO Polda Sumsel ini dilakukan pada Jumat (18/9/2026) sore di kawasan Jalan R. Sukamto, Kemuning, Palembang. Langkah hukum tersebut diambil kepolisian tidak lama setelah ibu korban bertolak pulang dari Batam untuk mendampingi buah hatinya sekaligus membuat laporan resmi di SPKT Polda Sumsel.

Kepulangan sang ibu dipicu oleh pengakuan mengejutkan dari NS sendiri pada Rabu (16/9/2026) dini hari, yang mengabarkan telah memukul korban dengan alasan menolak makan. Kekhawatiran keluarga semakin memuncak saat menerima rekaman video dari seorang tetangga yang memperlihatkan aksi kejam NS memukul, menampar, hingga mencekik balita yang tengah menangis tersebut di kediamannya di kawasan Talang Jambe, Sukarami. Setibanya di Palembang, ibu korban langsung mengamankan FR yang mengalami memar di bagian dagu dan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses Visum et Repertum (VER) guna memperkuat bukti kekerasan.

Ironisnya, korban yang terbiasa memanggil tersangka dengan sebutan "mami" itu sudah dititipkan hampir satu tahun dengan imbalan gaji Rp1,3 juta per bulan, lantaran sang ibu harus berjuang mengadu nasib di Batam seorang diri pascabercerai. Dari hasil pemeriksaan awal, NS telah mengakui seluruh tindakan kekerasan tersebut. Polisi kini menyita sejumlah barang bukti berupa pakaian korban, pakaian tersangka, serta media penyimpanan berisi rekaman video yang sempat viral, dan menjerat tersangka dengan Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

#batam #batamhits #palembang #balita #ibudananak
Direktorat Reserse Kriminal Umum PPA dan PPO Polda Direktorat Reserse Kriminal Umum PPA dan PPO Polda Sumatera Selatan berhasil mengamankan seorang pengasuh berinisial NS (37) atas dugaan tindak kekerasan terhadap anak asuhnya, FR, yang baru berusia dua tahun 11 bulan. Aksi penganiayaan yang terjadi di kawasan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang ini terungkap setelah video rekaman dari tetangga viral di media sosial, menampilkan aksi tersangka memukul, menampar, hingga mencekik korban hingga mengalami memar di dagu. Peristiwa ini terkonfirmasi pada Rabu (16/9/2026) dini hari usai tersangka menghubungi ibu korban—yang bekerja di Batam—dan mengaku telah memukul anak tersebut karena menolak makan. Ibu korban yang mengetahui hal itu langsung meminta anaknya diserahkan ke keluarga dan terbang ke Palembang untuk melapor ke SPKT Polda Sumsel serta membawa korban menjalani Visum et Repertum (VER) di RS Bhayangkara.

Berdasarkan pemeriksaan, korban telah dititipkan di rumah tersangka selama hampir satu tahun dengan upah Rp1,3 juta per bulan dan terbiasa memanggil tersangka dengan sebutan "mami". Menindaklanjuti laporan serta bukti video yang beredar, tim kepolisian akhirnya menangkap NS pada Jumat (18/9/2026) sore di kawasan Jalan R. Sukamto, Kemuning, Palembang. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa pakaian milik tersangka dan korban, serta media penyimpanan berisi rekaman video penganiayaan tersebut. Dalam pemeriksaan awal, NS telah mengakui seluruh perbuatannya dan kini resmi dijerat dengan Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Perspektif
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer