Terkait pemulihan pascabencana di Sumatera, Meutya menyampaikan apresiasi atas percepatan yang dilakukan Telkom. Hingga pertengahan Desember 2025, progres pemulihan konektivitas menunjukkan hasil signifikan, yakni Sumatera Barat di atas 90%, Sumatera Utara 97–98%, dan Aceh 73,5%.
Mengantisipasi meningkatnya aktivitas digital masyarakat selama libur akhir tahun, TelkomGroup menyiapkan pengamanan jaringan dan layanan secara terintegrasi. Monitoring 24/7 dilakukan melalui 22 Posko Siaga NATARU—terdiri dari 9 posko utama dan 13 posko anak perusahaan—yang didukung 13.700 personel. Seluruh layanan dimonitor melalui smart command center untuk menjaga stabilitas dan kualitas layanan.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan prima selama periode 19 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026. Kesiapan ini kami lakukan agar masyarakat tetap terhubung dan menikmati momen kebersamaan tanpa kendala,” kata Dian Siswarini.
Untuk wilayah terdampak bencana Sumatera, Telkom telah menyelesaikan perbaikan 31 Sentral Telepon Otomat (STO) yang kini beroperasi normal 100%. Percepatan pemulihan juga dilakukan pada link backbone utama Sibolga–Pematang Siantar–Padang Sidempuan, serta jaringan transmisi dan SKSO yang telah mencapai progres 90%.













